Tim Gabungan BNN Sumut Gagalkan Peredaran 40 kg Sabu dan 6 Tersangka

MEDAN, TheIndonesiaTimes – Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama BNNP Sumut, dan Kanwil Bea Cukai (BC) Aceh, Kanwil BC Sumut, BNNK Pidie Jaya, BNNK Pidie, dan KPPBC Lhokseumaweh berhasil menyita 40 Kg Narkoba jenis Sabu-sabu yang berasal dari jaringan internasional, Senin 29/6,

Dalam penangkapan pelaku Sabu tersebut BNN mengamankan 6 tersangka masing –masing, M, MR, BW, AM, RZ dan MRU di sejumlah Kepala Deputi Penindakan BNN. Irjen Pol Arman Depari memaparkan penangkapan kepada wartawan, Senin (29/6), mengutarakan, sebanyak 40 Kg Sabu-sabu itu berasal dari Negeri Jiran Penang Malaysia.

Penangkapan yang dilakukan Sabtu (27/6) kemarin ,pihaknya  berhasil melakukan penyitaan dan penangkapan 40 kg sabu dari Penang, Malaysia. Masuk ke daerah Aceh, tepatnya di Kuala Bireun,dan dibawa ke Medan,” jelas Arman.ah tempat di Kota Medan dan , kemudian dijeput oleh orang yang diutus oleh sindikat lain dari Surabaya.

Sebanyak  6 Tersangka kita tangkap, dengan rincian 2 tersangka di Medan, di KM 14 Jalan Binjai-Medan, 2 tersangka lagi di Bireun serta 2 tersangka lagi di sebuah pusat perbelanjaan yang harusnya dijeput untuk dibawa ke Surabaya,” sambungnya.

Katanya lagi , para pelaku  ternyata bukan hanya sekali ini saja mencoba menyeludupkan narkoba di Indonesia. Beberapa hari sebelumnya, para tersangka juga mencoba menyeludupkan Sabu-sabu sebanyak 165 Kg ke Indonesia.

Namun waktu itu,  terperegok patroli kita, mereka sempat membuang narkoba yang dibawa ke tengah laut. Karna itu gagal, mereka kembali berusaha utk menyeludupkan narkoka dari luar negeri ke Indonesia,” ungkapnya.

Para pelaku dan barang bukti yang di temukan, kemudian diamankan ke Kantor BNN RI untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut

“Selain itu, diungkapkanya kasus ini, BNN berkoordinasi dengan aparat penegak hukum di Malaysia dalam pengembangan penyelidikan karena terindikasi sindikat yang menjadi pemasok narkoba tersebut berada di Penang-Malaysia, bernama CDR,” Cetusnya .

Kepada para tersangka di kenakan Pasal 114 Ayat (2) Atau Pasal 112 Ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika,”tegasnya. (Binsar Simatupang)