Bilik Kerja Aplikasi Digital Bagi Para Pencari Kerja Indonesia

Jajaran CEO startup Bilik Kerja.id seusai jumpa pers. Meresmikan Bilik Kerja.id sebagai platform penyedia informasi kerja di Indonesia.  (Foto: Ojay)
Jajaran CEO startup Bilik Kerja.id seusai jumpa pers. Meresmikan Bilik Kerja.id sebagai platform penyedia informasi kerja di Indonesia. (Foto: Ojay)

JAKARTA, theindonesiatimes – Dalam era serba digital ini sebuah perusahaan star up kembali didirikan, PT Bilik Sinergi Indonesia menghadirkan terobosan baru dalam platform penyedia informasi lapangan pekerjaan, dengan menghadirkan aplikasi Bilik Kerja. Aplikasi ini, akan menjadi penghubung bagi kalangan penyedia dan pencari kerja.

CEO Bilik Kerja, Putut Wibowo, mengatakan, banyaknya permintaan akan tenaga kerja yang berkualitas menjadi alasan utama pihaknya untuk menghadirkan platform Bilik Kerja. Terlebih, dalam era digital sekarang ini, tentunya semakin mudah untuk mencari pekerjaan.

“Aplikasi ini memudahkan koneksi antara kalangan penyedia dan pencari kerja. Platform ini bermaksud membantu penyerapan tenaga kerja,” kata Putut, di Jakarta, Sabtu (10/3).

Putut mengatakan, pihaknya memanfaatkan perkembangan teknologi untuk memberikan kemudahan bagi kalangan fresh graduate ataupun siapa saja yang tengah mencari kerja dalam menemukan pekerjaan sesuai dengan keinginan.

“Kami memiliki visi untuk menjadi perusahaan sumber daya manusia (SDM) digital yang mengenalkan konsep baru tentang proses perekrutan tenaga kerja secara digital,” tambahnya.

Menurut Putut, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak, dalam penyediaan lapangan kerja yang ada di aplikasi ini. Salah satunya, kata dia, Bilik Kerja telah menjalin kerja sama dengan Hotel Human Resources Managers Association (HRMA).

“Kerja sama tersebut, bertujuan untuk memastikan penyerapan tenaga kerja, sekaligus memastikan kualitas pencari kerja,” tambahnya.

Putut menambahkan, pihaknya menargetkan ketersediaan 7.000 lapangan pekerjaan di kuartal pertama tahun. “Sedangkan untuk target keseluruhannya, kita harapkan bisa mencapai 75.000 lapangan pekerjaan yang terdaftar sampai dengan akhir tahun ini,” jelasnya.

Bilik Kerja sendiri, kata Putut, belum tersedia secara umum untuk kalangan masyarakat umum. Pihaknya, masih bertahap melakukan pengembangan untuk aplikasi ini.

“Aplikasi yang kami kembangkan memang belum tersedia di Google Play Store. Kami masih bertahap untuk menuju kesana. Untuk kalangan pencari kerja, bisa mendapatkannya dengan mengunjungi situs resmi kami,” pungkas Putut. (Jay)