Dompet Dhuafa Adakan Grebek Kampung Di Bulan Ramadhan

Dompet Dhuafa kembali mengadakan kegiatan Grebek Kampung. Dan kali ini kegiatan tersebut diadakan di Desa Rabag-Rumping, Bogor.  (Foto: Santi)
Dompet Dhuafa kembali mengadakan kegiatan aksi Grebek Kampung. Kali ini kegiatan perdana dilakukan di Desa Rabag-Rumping, Bogor. (Foto: Santi)

BOGOR, theindonesiatimes – Memasuki puasa hari ke-7 di bulan Ramadhan, Dompet Dhuafa kembali mengadakan aksi Grebek Kampung di wilayah Bogor bagian barat. Dan kampung Kadungsewu desa Rabag, Kecamatan Rumping, Bogor menjadi tempat pertama diadakan acara tersebut.

“Konsep dari aksi Gerebek Kampung adalah kita mengrebek kampung itu bersama-sama dimana ada aksi layanan kesehatan, dapur keliling, ada program pendidikan, program dakwah dll. Jadi sebenarnya aksi Grebek Kampung Dompet Dhuafa ini bertujuan menyambung silahrutahmi dari donatur DD ke masyarakat mustahik. Hari ini ada sekitar 8 kegiatan yang diadakan di kampung Kadungsewu desa Rabag di Bogor Barat,” tutur Ketua Program Ramadhan Dompet Dhuafa Haryo Mojopahit.

Lokasi desa yang terisolir hingga warga yang hanya menggantungkan mata pencaharian sehari-hari dari bertani menjadi alasan utama Dompet Dhuafa memilih desa Rambat untuk masuk ke dalam daftar 114 kampung untuk di grebek. Berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat desa pun digelar mulai dari pukul 9 pagi hingga waktunya untuk berbuka puasa.

“Kenapa milih desa rambat karena daerahnya masih terisolir, tidak ada signal dan tidak ada lampu penerangan jalan. Lalu desa ini anti speaker yang dalam artian untuk semua kegiatan tidak boleh menggunakan speaker (bentuk kearifan lokal desa), kemudian rata-rata warga desa berpendidikan sangat rendah mereka lulusan SD, dari mereka banyak yang menikah muda dan punya banyak anak, dan mata pencaharian warga desa hanya mengandalkan dari hasil pertanian, mereka jarang ada yang mau melakukan migrasi untuk bekerja di kota. Kami ingin memberikan yang terbaik untuk masyarakat disini, jadi hari ini kami mengadakan banyak kegiatan seperti aksi layanan sehat gratis, layanan cukur gratis, dapur keliling, lomba anaj sholeh, safari dakwah, dll,” jelas Manager masjid Al Madinah Dompet Dhuafa Jabaludin kepada Theindonesiatimes saat ditemui disela-sela kegiatan Grebek Kampung Dompet Dhuafa di Desa Rabag-Rumping, Parung, Bogor, Sabtu (11/5).

Mengusung tagline #jangantakutberbagi Dompet Dhuafa mengajak masyarakat untuk terus menebar berkah di bulan Ramadhan. Dan berdasarkan pantauan redaksi saat berada dilokasi, aksi Grebek Kampung Dompet Dhuafa memang benar-benar sangat dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga desa.

“Alhamdulilah ada bantuan dari DD (Dompet Dhuafa). Sebagai Ketua RT saya merasa seneng sekali. Masyarakat bisa kebantu dari sisi pengobatan dll. Karena disini kalau mau berobat ke Puskesmas itu jarak 2 KM dari desa, jadi kami harus ke Kecamatan Rumping dulu. Harapannya untuk ke depannya DD bisa membantu menyediakan air bersih untuk wudhu dan membantu memberdayakan warga desa agar bisa meningkatkan perekonomiannya. Warga desa semuanya petani yang penghasilannya bisa 1 tahun sekali atau 3-7 bulan sekali tergantung panen yang dihasilkan apakah itu padi, kacang, singkong, cengkeh, pisang, dll,” kata Ketua RT 07 Sadeli.

“Khusus untuk wilayah Jabodetabek, setelah ini kita akan adakan lagi Grebek Kampung di daerah rorotan, tanjung priok, pulau pari dan pulau seribu,” ungkap Haryo.  (Danur Santi)