Drama Mengharukan Para Pejabat dan Tragedi Melanda Panggung Politik Indonesia

Wirang Birawa  dengan kartu tarrotnya (Foto; Ojay)
Wirang Birawa dengan kartu tarrotnya (Foto; Ojay)

JAKARTA, theindonesiatimes –  Panggung politik tanah air akan kembali berguncang menjelang pertengahan 2018 dalam ajang Pemilu Kepala Daerah yang akan digelar secara serentak di sejumlah wilayah Indonesia. Sejumlah issu hoax dan SARA masih mewarnai kehidupan sosial masyarakat.

Berdasarkan penerawangan ahli tarrot Wirang Birawa bertopeng, pada 2018 ini merupakan tahun drama politik banyak terjadi. Begitu pula dengan para elit politik Indonesia dilanda kesulitan karena terlibat dengan sejumlah kasus hukum.

“Ramalan saya terkait dengan situasi politik Indonesia semakin memanas, berdasarkan penglihatan saya yang berulang kali sangat jelas adanya sejumlah pejabat negara yang tersandung kasus hukum hingga ditangkap oleh KPK, jelas Wirang kepada theindonesiatimes, Senin (12/2/2018).

Lebih lanjut Wirang menceritakan akan semakin banyak sandiwara di panggung politik nasional, terlebih mendekati Plkada di pertengahan tahun dan Pilpres pada 2019 mendatang. Seperti ada sebuah partai politik yang elektabilitasnya tinggi, namun para kadernya tersangkut dengan masalah hukum.

“Kesedihan juga melanda keluarga mantan Presiden RI, tapi saya belum akan menceritakan apa musibahnya, karena dalam dinamika politik Indonesia. Begitu pula dengan para politisi di parlemen kemungkinan pasti bakal terjadi, terutama dinilai melanggar aturan hukum yang telah ditetapkan’ jelas Wirang sambil menerawang.

Persaingan Sengit Pilpres

Pada tahun ini juga banyak para tokoh politik yang terlihat santun dan sopan, bakal terbongkar karakter aslinya. Begitu pula dengan rencana seorang ulama besar yang penuh kontroversi akan kembali pulang ke tanah air, pada pertengahan tahun ini juga akan menimbulkan polemik yang sangat menarik perhatian masyarakat.

“Para elit politik Indonesia juga semakin banyak membuat sensasi saling serang satu dengan lainnya hingga menjadi sorotan di berbagai media tapi lupa untuk menorehkan prestasi yang bisa dibanggakan bagi Indonesia,” jelas Wirang

Menjelang  pemilu presiden pertarungan antar elit politik juga semakin memanas, terutama persaingan adu gagasan antar parpol untuk menarik dukungan dari masyarakat luas dengan berbagai macam strategi.

“Masyarakat kita bisa menilai prestasi dari presiden Jokowi yang mulai diakui dunia, tetapi mendapat penolakn dari rakyatnya sendiri, yang belum menyadari apa yang telah dilakukan oleh orang nomor satu Indonesia tersebut, begitu pula pada saat pilpres nanti Prabowo Subianto maju sebagai capres itu sama saja dengan memberikan kemenangan mutlak kepada prsiden Jokowi untuk memerintah periode kedua,” jelas Wirang.

Untuk ini Wirang mengharapakan masyarakat banyak berdoa untuk kebaikan Indonesia ke depan serta untuk lebih bijaksana, dan dapat berfikir obyektif dari berbagai kejadian yang melanda khsusunya terkait dengan masalah hukum dan politik. Agar terhindar dari permusuhan dan konflik yang dapat merugikan semua pihak, pungkasnya. (Jay)