GANTI Canangkan Program Desa Terang Dukung Pemerintah Bangun Listrik di Desa Terpencil 

Ketua Umum GANTI, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri. MS (Foto: Ojay)
Ketua Umum GANTI, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri. MS (Foto: Ojay)

JAKARTA, theindonesiatimes – Pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan kesejahteraan rakyat, namun upaya tersebut tentunya perlu dukungan dan peran serta berbgai pihak. Sebagai wujud nyata dukungan kepada pemerintah terkait program Indonesia maju dan sejahtera, GANTI (Gerakan Nelayan Tani Indonesia) menggagas Program Desa Terang.

Program Desa Terang (PDT) sendiri merupakan salah satu program GANTI yang fokus membantu penyediaan listrik bagi sejumlah wilayah pedesaan yang belum teraliri listrik dengan mengoptimalikan pemanfaatan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya).

Ditemui usai kegiatan Pelantikan Kordinator Wilayah Provinsi GANTI di Swiss Bell Hotel Kalibata, Jakarta Selatan pada Sabtu (16/3) kemarin, Ketua Umum GANTI, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri. MS menyampaikan,

Tugas pokok dari GANTI sendiri yakni menjembatani atau penyambung pemerintah dengan masyarakat khususnya terkait salah satu program penyediaan listrik sehingga kedepan tidak ada lagi desa-desa yang belum teraliri listrik.

Karena ini program baru, jadi kita bereskan yang gelap gulita dulu hingga 2020, baru kemudian di 2021 kita sisir lagi desa-desa dan rumah-rumah yang sudah memiliki listrik namun belum memenuhi standard minimum,” ungkap Rokhmin.

Lebih lanjut Rokhmin juga menjelaskan, salah satu cara yang dilakukan GANTI terkait penyediaan aliran listrik diantaranya dengan mengoptimalkan pemanfaatan PLTS (pembangkit Listrik Tenaga Surya).

“Indonesia ini kan negara tropis mataharinya gratis dan tidak habis-habis, tentunya sangat mendukung pemanfaatan PLTS,” pungkas Rokhmin. (Jay)