Hanura Kubu Oso Kantongi Kemenangan Lawan Sudding Cs Di MK

Hanura kubu Oso Menang lawan Hanura kubu Sudding di MK.  (Foto: Santi)
Hanura kubu Oso Menang lawan Hanura kubu Sudding di MK. (Foto: Santi)

Jakarta, theindonesiatimes – Pasca mengantongi amar putusan di Mahkamah Agung No: 194K/TUN/2019 siang ini Hanura kubu Oso menyatakan kemenangannya atas Hanura kubu Sudding.

Dihadapan awak media Benny Rhamdani selaku Ketua Bidang Organisasi DPP Partai Hanura mengatakan dualisme di Hanura yang dilakukan oleh Sudding dkk merupakan sebuah bentuk konspirasi dan kejahatan politik.

“Dalam perkara gugatan yang dilayangkan oleh Daryatmo-Sudding terhadap SK Menkumham RI kemarin melalui amar putusan MK menyatakan menolak permohonan kasasi dari pemohon kasasi yang diwakili oleh Daryatmo-Sudding. Apa yang dilakukan oleh Sudding adalah kejahatan yang direncanakan. Mereka tidak sungguh-sungguh untuk memperbaiki Hanura tapi justru merusak partai dan hal itu terbukti dengan kepindahan mereka ke partai lain demi kepentingan pemilu 2019. Mereka benar-benar punya rencana jahat untuk melakukan kudeta,” kata Benny.

Dengan dikeluarkannya Putusan MK yang bersifat final dan mengikat maka Benny menegaskan bahwa Daryatmo dkk tidak lagi berhak mengatasnamakan Hanura untuk kepentingan apapun.

“Putusan ini bersifat mengikat jika dengan sengaja mereka masih bertindak mengatasnamakan Hanura dengan sengaja untuk berbagai kepentingan maka kami tidak segan-segan mengambil tindakan tegas. Mengambil tindakan hukum baik itu pidana maupun perdata,” tegas Ketua Bidang Organisasi DPP Partai Hanura Benny Rhamdani.

Dan usai mengantongi putusan MK maka Hanura kubu Oso meminta dikembalikan aset-aset Hanura yang dimiliki oleh Hanura kubu Sudding secara baik-baik. Jika kalau ada anggota dari Hanura kubu Sudding berniat kembali masuk ke Hanura kubu Oso maka hal tersebut akan menjadi pertimbangan.

“Sampai hari ini sudah jelas kepngurusan yang resmi Oso-Herry. Kalau mereka tidak mengikuti ini kita akan tuntut. Tapi keliatannya mereka sudah tau ini inkrah. Kalau ada dari mereka benar- benar mau kembali ke Hanura maka kita akan bawakan ini ke forum partai untuk membahas lebih lanjut. Kita akan terima tapi dengan syarat harus benar-benar tobat dan tidak mengulanginya lagi. Aset yang mereka kuasai ada mobil dan kantor di bambu apus. Kami minta secara baik-baik maka serahkan juga dengan baik-baik. Jika tidak dikembalikan maka akan kami bawa ke jalur hukum,” tandas Sekjen Hanura Herry Lontung Siregar.  (Danur Santi)