Jababeka Gelar Pameran Pendidikan Tinggi Taiwan 2018

President University menjalin kerjasama dengan Taiwan Education Center (TEC) yang merupakan pusat informasi pendidikan Taiwan di Indonesia dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui insititusi pendidikan di negara Taiwan. (Foto: Ojay)
President University menjalin kerjasama dengan Taiwan Education Center (TEC) yang merupakan pusat informasi pendidikan Taiwan di Indonesia dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui insititusi pendidikan di negara Taiwan. (Foto: Ojay)

JAKARTA, theindonesiatimes – Bagi Anda yang ingin menempuh pendidikan di Taiwan ada baiknya mendatangi pameran Taiwan Higher Education Fair 2018 yang bakal diselenggarakan di Jababeka Convention Center, Cikarang pada 10 Agustus mendatang. Sebanyak 37 kampus kenamaan dari Taiwan turut memeriahkan pameran tersebut.

Penyelenggaraan kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik di tiga kota besar tersebut berkat dukungan dan kerjasama antara Taiwan Education Center (TEC) Indonesia dengan sejumlah institusi pendidikan di Indonesia. Di Bandung, pelaksanaan pameran terlaksana berkat kerjasama TEC Indonesia dengan Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin (BKPBM) Jawa Barat.

Di Jababeka, pelaksanaan Taiwan Higher Education Fair 2018 berjalan karena dukungan besar dari President University dan Jababeka Group. “Kawasan Jababeka kami bidik sebagai pangsa pasar baru karena banyak pelajar dan orang tua disana sangat awam dengan kualitas dunia pendidikan Taiwan,” ujar Chairman Taiwan Education Center, Rini Lestari dalam konferensi persnya di Menara Batavia, Kamis (2/8/2018).

Selain bekerjasama dengan sejumlah institusi pendidikan dalam negeri, untuk menghadirkan gelaran ini TEC Indonesia juga menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi terkemuka di Taiwan. Sedikitnya ada 37 perguruan tinggi di Taiwan yang ikut serta dalam penyelenggaraan pameran ini. Beberapa di antaranya adalah National Taiwan University, Tunghai University, National Sun Yat-Sen University, Taipei Medical University, Providence University, dan Tzu Chi University.

Untuk diketahui, penyelenggaraan Taiwan Higher Education Fair di Indonesia bertujuan menjaga kerjasama dan kemitraan yang sudah terjalin antara Indonesia dengan Taiwan di bidang pendidikan. Pameran ini juga menjadi sebuah implementasi nyata kebijakan baru pemerintah Taiwan yakni New Southbound Policy, di mana kebijakan ini fokus untuk memperkuat kerjasama dengan negara-negara di Asia Selatan dan Asia Tenggara di berbagai bidang, termasuk bidang pendidikan di Indonesia, tentunya.

Selain itu, penyelenggaraan kegiatan ini juga bertujuan untuk membuka akses yang seluas-luasnya ke masyarakat Indonesia tentang peluang dan keuntungan yang didapat jika melanjutkan pendidikan di Taiwan. Apalagi saat ini informasi pendidikan di Taiwan masih belum banyak diketahui dan dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia.

“Seperti contohnya, di Taiwan itu sudah ada sertifikasinya untuk makanan halal. Jadi Umat Muslim yang wisata atau sekolah di sana tidak perlu bingung untuk makan sehari-hari. Tempat untuk menjalankan ibadah sholat juga mudah didapatkan di Taiwan,” jelas Chairman TEC Indonesia, Rini Lestari.

Keuntungan lainnya lagi jika menempuh pendidikan di Taiwan, lanjut adalah fasilitas kampus yang super sophisticated (sangat canggih). Internetnya yang murah dan cepat sekali aksesnya. Lingkungan kampus juga indah dan asri dan punya study room yang buka 24 jam jika butuh ruang belajar yang nyaman.

Satu hal lagi yang juga sangat penting, terus Rini Lestari, pendidikan di Taiwan juga sangat dikenal dengan program beasiswa. Ada banyak program beasiswa pendidikan yang diterapkan di Taiwan. Beberapa di antaranya seperti, Ministry of Education (MOE) Taiwan Scholarship, Ministry of Sdence and Technology (MOST) Taiwan Scholarship International Higher Education scholarship Program of Taiwan ICDF, serta Huayu Enrichment Scholarship (HES) yang dikhususkan untuk mempelajari bahasa Mandarin.

Pemerintah Taiwan, sambung Rini, akan memberi bantuan dana beasiswa pendidikan serta tunjangan hidup kepada mahasiswa berprestasi melalui sejumlah program tersebut.

“Lewat program ini pemerintah Taiwan ingin mendorong mahasiswa berprestasi untuk meneruskan jenjang pendidikan di Taiwan. Peluang ini tentu bisa diambil mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan study di Taiwan,” tutup Rini Lestari. (Jay)