Kepala Pusat Penjaminan Mutu IPDN Jatinangor Ingkar Janji

Gerbang Kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat (Ist)
Gerbang Kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat (Ist)

JATINANGOR, theindonesitimes – Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, adalah tempat menempuh pendidikan para calon pemimpin pemerintah daerah dari seluruh Indonesia. Dengan berbagai program akademik diberikan kepada seluruh siswa dengan tujuan menjadikan mereka sebagai kader-kader pamong praja terbaik yang kelak akan memimpin di daerahnya masing-masing.

Sejumlah program yang terkait dengan peningkatan kualitas mutu pelayanan IPDN telah dilaksanakan dengan baik, salah satunya dengan menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 pada sejumlah Program Studi pada Fakultas Manajemen Pemerintahan dan Fakultas Politik Pemerintahan serta Pusat Perpustakaan IPDN Jatinangor.

Di bawah kendali Kepala Pusat Penjaminan Mutu IPDN Jatinangor sejak 2015 bekerja sama dengan Badan Sertifikasi PT AJA REGISTRA Indonesia telah menyerahkan Sertifikat Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001 kepada Pusat Perpustakaan IPDN Jatinangor dan kepada beberapa Program Studi (Prodi) di bawah Fakultas Manajemen Pemerintahan seperti Prodi S1 Manajemen Keuangan dan Prodi S1 Manajemen Pemerintahan.

Selain itu pada tahun 2017 PT. AJA REGISTRA Indonesia menyerahkan sertifikat SMM ISO 9001 kepada Fakultas Politik Pemerintahan Prodi S1 Kebijakan Pemerintahan dan Prodi D4 Bangdaya serta kepada Fakultas Manajemen Pemerintahan Prodi S1 Manajemen SDM dan Prodi D4 Dukcapil.

Menurut informasi yang dihimpun TheIndonesiaTimes.com diketahui bahwa Kepala Pusat Penjaminan Mutu telah mengalihkan kontrak kerjasama Sertifikasi ISO 9001 kepada PT. TAFA SERTIFIKASI Indonesia. Padahal sesuai kontrak sertifikasi ISO 9001 yang di tanda tangani pada Nopember 2017 oleh Dekan Fakultas Manajemen Pemerintahan dan Dekan Fakultas Politik Pemerintahan serta Kepala Pusat Perpustakaan dengan PT AJA REGISTRA Indonesia bahwa masa berlaku kontrak selama 3 (tiga) tahun, sesuai dengan masa berlaku sertifikasi ISO 9001. Sehingga Kepala Pusat Penjaminan Mutu IPDN Jatinangor diduga menyalahgunakan wewenangnya telah melanggar perjanjian kerjasama tersebut.

Dari keterangan pihak PT. AJA REGISTRA Indonesia, sesuai kontrak telah melayangkan surat penagihan “Invoice jasa Surveilance Audit ISO 9001” kepada pihak IPDN Jatinangor terkait pekerjaan jasa Surveilance Audit ISO 9001 untuk beberapa Prodi Fakultas Politik Pemerintahan dan Fakultas Kebijakan Pemerintahan seperti disebut diatas.

Sejauh ini Kami berusaha untuk berkomunikasi dengan Kepala Pusat Penjaminan mutu melalui sambungan telepon, namun hingga berita ini dibuat belum ada tanggapan dari yang bersangkutan untuk dikonfirmasi. (Jay)