Kini Badan Wakaf Indonesia Menyasar Dunia Pendidikan

Menyasar dunia pendidikan, kini Badan Wakaf Indonesia melakukan pengembangan keilmuan wakaf di Gontor.  (Foto: Santi)
Menyasar dunia pendidikan, kini Badan Wakaf Indonesia melakukan pengembangan keilmuan wakaf di Gontor. (Foto: Santi)

JAKARTA, theindonesiatimes – Dalam acara “Bincang Wakaf BWI dengan Jurnalis Peduli Wakaf” Wakil Ketua BWI, Imam Teguh Saptono mengatakan saat ini Badan Wakaf Indonesia (BWI) memang tengah melakukan pengembangan keilmuan wakaf melalui pendirian pusat pendidikan untuk profesional di bidang wakaf.

“Kita bekerja sama dengan Bank Indonesia dalam pengembangan dan implementasi keilmuan wakaf melalui program studi pascasarjana Magister Wakaf di Universitas Darussalam Gontor (UNIDA) dan ini menjadi satu-satunya program magister wakaf di dunia,” jawab Imam.

Lebih lanjut Imam menjelaskan bukan tanpa alasan jika pengembangan keilmuan wakaf ada di Universitas Darussalam Gontor. Karena pasalnya Gontor sendiri sudah menjadi pelaku wakaf.

“Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo (PMDG) atau Pondok pesantren Modern Gontor, yang terletak di  Ponorogo Jawa Timur saat ini tumbuh pesat dan berkembang dari hasil wakaf produktif yang sudah dijalankan dengan berbagai macam bidang wakaf. Dan saat ini Pesantren modern Gontor tercatat telah memiliki aset wakaf produktif berupa 1.740 ha lahan kering untuk perkebunan dan 1.853 ha sawah yang sampai saat ini masih produktif,” lanjut Wakil Ketua BWI, Imam Teguh Saptono saat ditemui usai “Bincang Wakaf BWI dengan Jurnalis Peduli Wakaf” kepada awak media di Jakarta, Selasa (9/7).

Selain melakukan pengembangan keilmuan wakaf, BWI sendiri juga tengah gencar meningkatkan literasi wakaf dengan mempromosikan edukasi mengenai kesadaran berwakaf di dunia pendidikan.

“Literasi wakaf akan kita masukan ke dalam lembaga-lembaga pendidikan baik itu perguruan tinggi maupun sekolah menengah. Ini menjadi prioritas utama BWI,” pungkasnya.  (Santi)