LTC Glodok Gelar Event Demi Memikat Pengunjung

Manajer Promosi & Periklanan LTC Glodok, Hendry Trie Asmono dan Sales & Marketing Manajer Hydrofarm, Widyastuti saat menjelaskan cara bercocok tanam hidroponik kepada awak media, di LTC Glodok, Jakarta, Selasa, (12/9) (Foto: Wijaya)
Manajer Promosi & Periklanan LTC Glodok, Hendry Trie Asmono (kiri) bersama Sales & Marketing Manajer Hydrofarm, Widyastuti saat menjelaskan cara bercocok tanam hidroponik kepada awak media, di LTC Glodok, Jakarta, Selasa, (12/9) (Foto: Wijaya)

JAKARTA, theindonesiatimes – Menjamurnya situs belanja online atau e-commerce ternyata tidak mampu melumpuhkan aktiviitas bisnis di Glodok, Jakarta Barat. Aktivitas transaksi dikawasan yang sejak zaman penjajahan Belanda dikenal sebagai pusat elektronik tersebut terlihat masih semarak.

Setidaknya ini terpantau dari suasana di pusat perbelanjaan Lindeteves Trade Center atau yang biasa disingkat LTC Glodok. Setiap hari, pusat belanja yang dikelola oleh Agung Podomoro Group tersebut dikunjungi setidaknya 50.000 orang yang mencari kebutuhan alat-alat teknik, perkakas, listrik, elektronik, dan keselamatan.

Manajer Promosi dan Periklanan LTC Glodok, Hendry Trie Asmono mengatakan para pengunjung tersebut merupakan pelanggan setia dari 3.000 toko yang berdagang di LTC Glodok. Kebanyakan pengunjung berasal dari segmen industri maupun pedagang. “Mereka loyal berbelanja ke toko-toko yang ada di LTC Glodok, selain karena telah berlangganan lama dengan toko-toko kami, pengelola LTC menawarkan kenyamanan berbelanja,” ujarnya, di LTC Glodok, Jalan Hayam Wuruk 127, Jakarta Barat, Selasa, (12/9/2017)

Deretan fasilitas tersebut diakui Alex Suharly, Pengawas Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) LTC Glodok merupakan keunggulan LTC Glodok sehingga pedagang dan pengunjung betah & nyaman. Tak kalah penting menurutnya adalah konsep LTC Glodok yang menyatukan antara pusat belanja dan hiburan dalam satu tempat. Memang, tidak seperti mal pada umumnya, sejak awal berdiri LTC Glodok telah dilengkapi dengan hotel, restoran, karaoke, dan ballroom,” ujarnya.

“Saya kira dengan adanya hotel, restoran, karaoke dan ballrom semakin membuat pengunjung nyaman dan bisa one way ke lokasi belanja tanpa harus ketakutan oleh waktu dan padatnya lalu lintas, terutama konsumen dari luar Jakarta yang menginap di hotel,” jelas Alex yang juga memiliki sejumlah toko di LTC Glodok.

Tak semata mengandalkan fasilitas, pengelola LTC Glodok juga melakukan sederet strategi dalam menggaet, sekaligus meningkatkan nilai transaksi pengunjung. Yakni menggelar undian berhadiah serta rutin menggelar even-even promosi. Seperti promo budidaya tanaman hidroponik yang digelar Hydrofarm pada tanggal 11 – 16 September 2017.

Untuk pameran tersebut LTC Glodok tidak mengutip biaya bagi penyelenggara. Selain itu pameran akan membawa dampak positif bagi toko-toko di LTC Glodok, misalnya pipa, pompa yang dijual pedagang di LTC juga akan diburu untuk perlengkapan hidroponik tersebut. “Jadi pameran yang kita gelar memang harus terkait dengan produk-produk yang di jual di LTC Glodok,” ujarnya.

Ditambahkan Hendry pameran sejenis dilakukan setiap minggu dengan tema berbeda beda. “Setelah hidroponik pekan depan kita gelar even service motor gratis,” ujarnya. Menurutnya ini juga terkait dengan tools sepeda motor yang banyak di jual di LTC Glodok. Bila diakumulasi menurut Hendry pihaknya menggelar sedikitnya 50 event dalam setahun dengan tujuan menjaga dan menumbuhkan loyalitas pelanggan. (Jay)