Masyarakat Nelayan Mendesak Tangkap Mafia BBM di Belawan

BELAWAN, TheindonesiaTimes – Akibat permainkan para mafia BBM yang meresahkan masyarakat nelayan meminta kepada Poldasu menindak para pelaku yang melakukan dengan penyalah gunaaan DO dan penempatan BBM untuk kebutuhan nelayan sementara yang terjadi dalam DO ratusan Ton sementara waktu ke butuhkan tidak mencapai ratusan ton dan selebihnya diperjual belikan kepada pengusaha dengan harga industri. Selasa (14/1/2020)

Akibat keresahan Masyarakat nelayan dengan kelangkaan BBM akibat permainkan Mafia BBM pihak Pertamina dan pihak HNSI serta kecamatan melakukan rapat untuk mengatasi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) Solar untuk kapal ikan nelayan, HNSI Sumatera Utara Menggelar Pertemuan dengan Pihak pihak terkait diantaranya dari PT Pertamina, Dinas Perikanan kota Medan dan sejumlah para nelayan di aula kantor Camat Medan Belawan.

Tampak hadir dalam rapat mewakili Dinas Perikanan Kota Medan, Dodi Asrizal sementara dari PT Pertamina di hadiri Sales Area Manager Pertamina Regional I Medan Tiara Theasufi dan Budi dan juga Zulfahri Siagian Ketua HNSI Sumut, serta perwakilan koperasi nelayan dan juga kelompok nelayan.

Pertemuan yang dimotori oleh Zulfahri Siagian SE selaku Ketua DPD HNSI Sumut, untuk menyikapi tentang Kebutuhan BBM untuk para kapal ikan, dan diadakan dialog interaktif bersama dengan kelompok masyarakat nelayan.

PT Pertamina melalui Tiara berjanji akan menyelesaikan masalah kesulitan kesulitan BBM Solar untuk Nelayan Skala Kecil dalam waktu dekat ini, Pertamina akan menyediakan SPBU di setiap Kelurahan guna membantu masyarakat , termasuk menghidupkan kembali SPDN (Solar Pack Dealer Nelayan) diseluruh Pemukiman Nelayan Kecil.

“Laporkan ke Sentra pengisian Bahan Bakar Minyak(BBM) SPBU yang meminta uang Jerigen kepada Nelayan saat mengisi Solar di SPBU

Sementara mewakili dari Dinas Perikanan dan Pertanian Dodi Asrizal mengatakan untuk mendapatkan minyak harus Ada Rekom dari Dinas Perikanan dan Pertanian, dan untuk Pemilik kapal untuk mengajukan Permohonan dengan bermaterai dan Nama perusahaan.

Ketua HNSI Sumut Zulfahri Siagian SE. Menyambut baik dan apresiasi kepada pihak dari PT Pertamina dan berharap Pasokan BBM untuk para Nelayan secepatnya terwujud

Dan Ketua HNSI Sumut meminta sesuai ketentuan bahwa kapal ikan yang mendapatkan BBM Solar Sementara yang terjadi di lapangan terjadi penjualan DO kepada pengusaha yang seharusnya diperuntukkan bagi Nelayan ternyata lari penempatan ke industri karma penempatan SPBU diawasi oleh pihak petugas dan pihak Pertamina I. Ketua Awan Mera. NURSIDIN yang mengatakan supaya pihak petugas melakukan tindakan terhadap mafia BBM pungkasnya. (Binsar Simatupang)