Optimis Raih Sukses 2019 Renesola Kembangkan Bisnisnya di Indonesia

4679fbed8e765f727cb23d5036061b66
(ki-ka) Antoni Dirut PT SUI, Djuanda Laory Dirut PT Renesola Distributor Ind, Andre Sastrawidjaya Presdir PT Pixel Perdana Jaya, Noor Miftah Barkty Country Director Renesola Ind, Agus Budiman Country Manager PT tp vision Ind. (Foto: Dewi)

JAKARTA, theindonesiatimes – Sejumlah spekulasi dalam dunia usaha pada banyak terjadi pada 2019 yang merupakan tahun politik. Jika banyak perusahaan cemas atau khawatir di tahun politik ini, namun tidak demikian dengan PT Renesola Energy (Renesola Indonesia). Perusahaan yang bergerak di industri lampu ini mengaku cukup optimistis dalam mengarungi tahun 2019.

Pasalnya, di tahun 2019, Resenola sudah merancang beberapa strategi untuk memperkuat posisi perusahaan, mulai dari kolaborasi dengan PT Pixel Perdana Jaya (Pixel), mengakuisi PT Sahabat Utama Indonesia (SUI), hingga ekspansi bisnis sebagai sarana bagi peningkatan kinerja perusahaan.

Demikian dikatakan Country Director Renesola Indonesia Noor Miftah Bakry kepada wartawan dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (19/2). Hadir dalam acara tersebut Presiden Direktur PT. Pixel Perdana Jaya Andre Satrawidjaya, Direktur Utama Renesola Distribusi Indonesia (RDI) Djuanda Laory, Dirut PT SUI Antoni, dan Country Manager PT TP Vision Indonesia, Agus Budiman

Miftah mengatakan, Renesola Indonesia bersama Pixel, yang ditunjuk oleh TP Vision sebagai agen penjualan LED TV Philips di Indonesia, telah sepakat melakukan kolaborasi untuk memperkuat bisnis masing-masing di tahun 2019.

Menurut Miftah, kolaborasi ini akan memberikan tambahan benefit dengan sharing network dengan Pixel yang juga menjadi distributor untuk beberapa produk elektronik dan small appliance merek ternama di Indonesia. Pixel juga akan memberikan dukungan penuh untuk material promosi yang akan digunakan Renesola untuk satu tahun ke depan.

Sebagai salah satu langkah kongkrit untuk kolaborasi ini, Renesola menyiapkan produk khusus dengan dua tekhnologi baru yang akan menjadi unggulan dari produk ini. “Kami selalu mendorong keunggulan-keunggulan dengan konsep seen and measurable (S &M), dan sangat menghindari mendorong feature yang abstrak dan tidak terukur,” ujar Miftah.

Selain pengembangan promosi dan distribusi, Renesola juga memperkuat sisi logistik untuk membantu pengembangan bisnis Renesola di Indonesia. Mulai tahun 2019 ini, Renesola melalui salah satu groupnya, akan melakukan akuisisi bertahap terhadap PT Sahabat Utama Indonesia (SUI), sebuah perusahaan freight & forwader dan transporter yang sudah berpengalaman selama 10 tahun di dunia logistik.

Menurutnya, keuntungan yang didapatkan dari proses ini, Renesola akan mempunyai kontrol penuh terhadap end to end proses sejak produk keluar dari pabrik, sampai dengan produk itu sampai di pelanggan.

Selain itu, ekspansi teritorial juga sudah disiapkan oleh PT Renesola Distribusi Indonesia (RDI) sebagai Master Distributor dari produk produk lampu Renesola. Infrastruktur berupa pergudangan maupun tranportasi serta sumber daya manusia juga sudah dipersiapkan untuk menunjang ambisi dari Renesola di tahun 2019 ini.

Ekspansi Pasar

Berikutnya, pihaknya ekspansi ke industri solar. Renesola akan mulai mengembangkan bisnis solarnya di Indonesia. Menurut International Renewable Energy Agency (IRENA), energi terbarukan di Indonesia ini baru sebesar 14,5% dari total kapasitas energi yang terpasang di Indonesia sebesar 57.6 GW. Solar sendiri hanya memberikan kontibusi kurang dari 1% dari total kapasitas energi yang terpasang. Pemerintah berniat untuk mengkonversi 23% dari total suplai energi menjadi energi terbarukan sampai dengan 23% di tahun 2025, dan kemudian 31% di tahun 2050. Rencana ini untuk mendukung Paris Climate Agreement.

“Dengan pengembangan di industri masa depan seperti solar ini, Renesola berharap menjadi perusahaan yang relevan di masa depan,” ujar Miftah.

Dikemukakan, Renesola dalam waktu dekat meluncurkan produk Solar PV beserta turunannya, inverter, charger dan produk produk lain terkait dengan Solar PV (Photo Voltaic) dan komponennya. “Target pasar kami, selain dari pembangkit surya (PLTS) juga Building Integrated Solar PV (Rooftop Solar PV), lampu penerangan jalan umum solar, serta Solar Home System. Kami juga menargetkan beberapa produsen solar PV untuk bisa menggunakan komponen Solar Panel Renesola yang mencapai 40% konten lokal” ujar Miftah.

Presiden Direktur PT. Pixel Perdana Jaya. Andre Satrawidjaya mengatakan, pihaknya mau bekerja sama dengan Renesola karena mempunyai platform yang sama yaitu fokus terhadap produk dengan kualitas tinggi, selalu menampilkan teknologi terbaru, tetapi dengan harga yang terjangkau.

Ditanya target penjualan, Miftah mengatakan, Renesola membidik pertumbuhan volume penjualan lampu LED sebesar 200% di tahun 2019. Sedangkan pangsa pasar yang diincar pada level 5%, naik dari tahun 2018 yang berkisar 3% dari total penjualan lampu LED di Indonesia yang tercatat 120 juta unit.

Untuk mengejar target itu, selain memperluas pasar ke seluruh Indonesia, pihaknya juga berkomitmen menambah varian produk. Saat ini LED Renesola memiliki 32 varian dan ditargetkan menjadi 47 produk pada pertengahan 2019.

Miftah mengakui, target yang dibidik terbilang optimistis di tengah persaingan bisnis yang ketat di tahun 2019. Namun pihaknya optimistis dapat mengejar target pertumbuhan sebesar 200% tersebut. (Jay)