Saat Pandemi COVID-19, Kenari Djaja Pacu Semangat Karyawan Tetap Jalankan Bisnis

JAKARTA, theindonesiatimes – Pandemi virus corona atau COVID-19, telah memukul keras dunia usaha. Tak bisa dipungkiri pandemi COVID-19 ini sangat berdampak dalam kehidupan manusia, salah satunya adalah pada perekonomian.

Presiden Direktur Kenari Djaja, Hendra B Sjarifudin berbagi pandangannya bagaimana di tengah pandemi ini kegiatan bisnis harus tetap bisa berjalan.

“Menghadapi Pandemi saat ini kami terus berusaha menggiatkan segala kegiatan bisnis kami, kami terus memacu tim kenari djaja, memberikan mereka semangat dan motivasi,” ujar Hendra B Sjarifudin dalam keterangannya di Jakarta, Senin (13/7).

Hendra melanjutkan, selama pandemi ini, dirinya kerap mengundang para motivator untuk berbicara dalam seminar zoom yang diikuti oleh para karyawan Kenari Djaja di seluruh Indonesia, agar semangat mereka tetap terus terjaga.

“Seminar zoom yang diikuti keluarga besar kenari seluruh Indonesia ini kita adakan sebulan sekali, sejak bulan April dengan mengundang motivator, tujuannya untuk terus membakar semangat keluarga besar Kenari Djaja, supaya mereka bekerja menjadi tim yang super tim luar biasa dalam era new normal sekarang ini, karena kalau kerjanya biasa-biasa saja dalam era new normal ini, maka kita akan ketinggalan kereta,” terang Hendra.

Menurutnya antusiasme karyawan mengikuti seminar motivator melalui zoom begitu tinggi di saat mereka WFH. Bagi dia semangat karyawan dalam bekerja jangan sampai pudar. Begitu pemerintah menerapkan New Normal, semangat karyawan tetap tinggi untuk kembali mengejar omset perusahaan.

Kepada karyawannya Hendra selalu menanamkan bahwa di saat kondisi negatif seperti masa pandemi COVID-19 ini, pasti ada sisi positifnya. “Nah sisi positif inilah yang harus kita cari dan dapatkan,” ucapnya.

Hendra mengungkapkan, salah satu sisi positifnya, yaitu dari segi efisiensi. Sebelum pandemi Corona, biasanya perusahaan setiap melakukan meeting harus mengundang karyawan dari seluruh Indonesia ke Jakarta, sehingga memerlukan cost untuk penginapan di hotel dan keperluan lainnya.

Namun, di masa pandemi hal itu tak perlu lagi. Pasalnya meeting dengan seluruh karyawan bisa melalui meeting zoom. Seluruh keluarga besar Kenari Djaja, bisa ikut bergabung meeting dan briefing.

Lebih lanjut Hendra dan manajemen merasa bersyukur, meski tekanan krisis ekonomi begitu kuat akibat pandemi COVID-19, sehingga tak sedikit perusahaan yang terpaksa mem-PHK atau merumahkan karyawannya, namun Kenari Djaja hingga saat ini tidak melakukan PHK karyawannya satu pun. Meski begitu, Hendra terus membakar semangat karyawannya untuk selalu bersatu membangun perusahaan.

“Jadi saya tetap meminta kepada seluruh karyawan yang merupakan keluarga besar Kenari Djaja untuk selalu bersatu membangun perusahaan, saya tanamkan ke mereka perusahaan adalah rumah kedua kita, kita adalah satu keluarga juga, walau datang dari berbagai suku, agama maupun ras, jangan ada perasaan perbedaan di antara kita,” ujar Hendra.

“Karena di sini kita bersatu, di sini kita berkeluarga berkarya bersama, menjadi super tim, membangun rumah kedua kita sebaik mungkin, supaya kita bersama-sama menikmati hasilnya,” tambahnya.

Untuk tetap mempertahankan kinerja perusahaan di tengah krisis pandemi COVID-19, Hendra mengungkapkan pihaknya sejak Maret menggenjotnya melalui media sosial.

“Kita kerahkan keluarga Kenari Djaja berpatisipasi menggerakan medsos masing-masing, supaya Kenari Djaja terus dan lebih eksis dan dikenal masyarakat, konsumen pun bisa berbelanja melalui WA (WhatsApp) dan medsos lainnya,” kata Hendra.

Di era New Normal ini, Hendra berpesan agar kita mau berubah dan harus secepatnya mengambil langkah yang luar biasa, jangan yang biasa-biasa, karena kalau tidak mau berubah maka kita akan ditinggalkan oleh perubahan tersebut. (Ivan)