Uni Eropa Berikan Beasiswa Erasmus untuk 200 Mahasiswa dan Dosen Indonesia 

Kuasa Usaha ad interim Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia, Charles-Michel Geurts memberikan beasiswa secara simbolis.
Kuasa Usaha ad interim Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia, Charles-Michel Geurts memberikan beasiswa secara simbolis.

JAKARTA, theindonesiatimes  – Sebanyak 200 mahasiswa dan dosen Indonesia berhasil memperoleh beasiswa dari Uni Eropa melalui Program Erasmus+ (Erasmus Plus). Para penerima beasiswa ini akan menempuh studi tingkat S-1, S-2, S-3 dan pascadoktoral di Eropa, baik untuk program gelar maupun non-gelar/ pertukaran. Sebagian dari penerima beasiswa Erasmus Plus akan menempuh pendidikan di dua universitas yang terletak di negara Eropa yang berbeda.

Kuasa Usaha ad interim Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia, Charles-Michel Geurts menyampaikan bahwa selain memberikan peluang bagi para penerima beasiswa untuk menempa profesionalisme dan kepribadian, Erasmus Plus juga dapat meningkatkan wawasan serta memberikan pelajaran bagi alumninya.

Mereka nantinya akan menempuh studi tingkat S-1, S-2, S-3 dan pascadoktoral di Eropa untuk tahun akademik 2019, baik untuk program gelar maupun non-gelar pertukaran. Sebagian penerima beasiswa Erasmus+ juga akan menempuh pendidikan di dua universitas berbeda yang ada di Eropa.

“Semua penerima beasiswa ini adalah calon-calon pemimpin potensial di masa depan, di bidang keahlian mereka masing-masing, dan kami bangga bisa berkontribusi untuk masa depan Indonesia melalui program beasiswa ini,” tutur Charles Michel Geurts di acara ‘Award Ceremony, Pre-Departure Orientation and Alumni Gathering Erasmus+ Scholarship Programme’ di Mandarin Oriental Jakarta Hotel, Jakarta, Minggu, 28 Juli 2019.IMG_20190728_224857

Sementara itu, Kepala Seksi Kerja Sama Luar Negeri, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, Adhrial Refaddin menyampaikan terima kasih serta penghargaan kepada Uni Eropa atas upaya luar biasa yang secara konsisten telah mendukung pengembangan kapasitas akademik universitas di Indonesia melalui program beasiswa Erasmus Plus bagi para Mahasiswa dan Dosen.

”Beasiswa Erasmus+ mendukung Program Mobilitas Internasional yang bertujuan untuk mendorong internasionalisasi Pendidikan Tinggi Indonesia. Melalui Beasiswa Erasmus+, Uni Eropa telah membantu Indonesia dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan universitas kami dalam menuju internasionalisasi pendidikan tinggi”. Kata Adhrial Refaddin.

Sejak tahun 2004, sudah lebih dari 1.800 mahasiswa Indonesia memperoleh manfaat dari Program Beasiswa Erasmus Plus. Beasiswa ini juga memberikan kesempatan bagi para mahasiswa dan dosen asal Eropa untuk menempuh pendidikan jangka pendek atau mengajar di berbagai universitas di Indonesia pada tahun 2019 dan 2020. (*)