300 Bal Pakaian Bekas Asal Malaysia Diamankan Tim Gabungan Pangkalan TNI AL Bea Cukai serta Dipolairdasu

TANJUNG BALAI ASAHAN, TheIndonesiaTimes – Tim Gabunan TNI AL lanal Tanjung Bala Asahan (TBA) Lantamal I bersama Bea Cukai dan Polair Kota Tanjung Balai  mengamankan 1 unit Kapal Kayu “KM. Doa Ibu” GT 31 yang bermuatan 300 Balpress Pakaian bekas asal Negeri Jiran Malaysia . di Perairan Asahan di  Sungai Baru Kab. Asahan, Sumatera Utara. Minggu {12/7}

Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Asahan, Letkol Laut (P) Dafris, M.Sc (MS) Sabtu {11/7}mengatakan, “Penangkapan berawal dari didapatinya sejumlah warga yang sedang melakukan bongkar muat belasan bal pakaian bekas diduga dari langsiran kapal kecil di Sei Baru, Asahan.

Dari temuan itu Petugas Gabungan  melakukan Patroli Gabungan Tim F1QR Lanal TBA, Bea Cukai dan Polair Kota Tanjung Balai yang kemudian menemukan  1 unit kapal Kayu yang dalam keadaan kandas di sekitar Perairan Sei Baru pada Sabtu dinihari kemarin.Tim Patroli Gabungan memutuskan untuk memeriksa Kapal Kandas tersebut”

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan Tim Patroli Gabungan, didapati Kapal bernama KM. Do’a Ibu GT.31 No. 1026 dalam keadaan tanpa awak yang diduga telah melarikan diri sebelum petugas datang. Dari hasil  pemeiksaan tidak dapat  ditenemukan dokumen/barang apapun terkait kapal maupun muatan berupa Balpress yang diperkirakan mencapai 300 bal” Papar Danlanal.

Seperti yang diketahui balpres merupakan produk yang dilarang impornya berdasarkan keputusan Menteri Perdagangan, karena mengganggu industri tekstil dan konveksi dalam negeri.

Danlanal mengatakan “modus operandi yang dilakuka, dimana Kapal berusaha melewati lautan lepas untuk menghindari patroli petugas dengan situasi alam yang ekstrim. Kemudian mereka akan melangsir menggunakan kapal-kapal kecil untuk memasuki alur” terangnya

“TNI AL, Khususnya Lanal Tanjung Balai Asahan Lantamal I saat ini sedang gencar melakukan patrol tersendiri maupun secara gabungan seperti  KM. Do’a Ibu. Lanal Tanjung Balai Asahan akan selalu berupaya mencegah masuknya para penyelundup yang berusaha memasukan tenaga kerja ilegal,

Komoditi maupun barang haram seperti  narkoba yang berusaha masuk atau keluar melalui perairan diwilayah kerja Lanal Tanjung Balai Asahan Lantamal I” Tegas Danlanal.

Selanjutnya  KM. Do’a Ibu dibawa ke Pangkalan Sarops Kanwil Bea Cukai Sumut di Belawan dan dilakukan pengawalan dari BC Teluk Nibung dengan Kapal Patroli BC 20009 setelah selama pengisian BBM sampai dengan kapal bertolak dari Muara Sei Baru dilakukan pengamanan oleh Tim Sea Rider Lanal Tanjung Balai Asahan Ungakapnya. (Binsar Simatupang)