48 Kg Daun ganja Kering terleak dihalaman Pabrik Kapur, Desa Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan.diseser Tim Poltabes Medan

48 Kg Daun ganja Kering terleak dihalaman Pabrik Kapur, Desa Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan.diseser Tim Poltabes Medan

Medan – The Indonesia Times

Tim Unit Idik III Satres Narkoba Polrestabes Medan, mengamankan 48 kilogram ganja kering terletak di halaman Pabrik Kapur, di Jalan Bunga Raya, Desa Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan.
sampai saat ini Tim Poltabes Medan masih melakukan pengejaran kepada pemilik Barang haram itu Selasa{17/11}

Temuan 48 Kg Daun ganja kering membuat pihak kepolisian bekerja keras memburu pelaku Pjs Kasat Res Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Dolly Nelson Nainggolan didampingi Kanit Idik III, Iptu Irwanta Sembiring mengungkapkan hingga kini pihaknya masih memburu siapa pemilik 48 kilogram ganja itu.

Dijelaskan Irwanta Sembiring pengungkapan itu dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi yang dapat dipercaya dari masyarakat tentang adanya narkotika jenis ganja disimpan di dalam tanah di Pabrik Kapur Jalan Bunga Raya, Desa Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan.

Menindak lanjuti informasi yang diterima , petugas langsung menuju lokasi  yang dipimpin langsung oleh Kanit Idik III Sat Res Narkoba Polrestabes Medan ,Iptu Irwanta Sembiring SH MH didampingi Kepling setempat,” ujar Kompol Dolly.

Sesuai informasi itu petugas Polisi langsung melakukan pengejaran lokasi, sampai tempat uang dituju  petugas melakukan penggeledahan di dan adanya barang bukti itu berupa narkotika jenis ganja yang disembunyikan di dalam tanah halaman pabrik kapur sebanyak 48 kilogram.

Selanjutnya, barang bukti disita dan dibawa petugas ke Sat Res Narkoba Polrestabes Medan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Dolly Nainggolan.

Dolly menjelaskan pihak tetap melakukan pemburuan terhadap pemilik ganja sampai ditemukan pelakunya dan jika pihaknya  berhasil menagkap pelaku , pihaknya akan menjerat pelakunya dengan Pasal 114 ayat (2) subsidair Pasal 111 ayat (2) Undang-undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal mati. Ucapnya ,{ Binsar Simatupang }