Dinilai Nihil Kecelakaan, Metro Cash and Credit Padang Sidempuan Raih Penghargaan Jamsostek

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Padang Sidempuan Sanco Simanullang mengungkapkan, Metro Cash and Credit dinilai memenuhi persyaratan menyabet penghargaan tersebut. (Dok BPJS)

PADANG SIDIMPUAN, TheIndonesiaTimes — Metro Cash and Credit Padang Sidempuan mendapat apresiasi dari BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Padang Sidimpuan, Rabu (26/10/2022).

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Padang Sidempuan Sanco Simanullang mengungkapkan, Metro Cash and Credit dinilai telah memenuhi persyaratan menyabet penghargaan tersebut.

Adapun persyaratan yang telah dipenuhi antara lain kepesertaan minimal 3 tahun, tertib administrasi kepesertaan dan pembayaran iuran, serta belum pernah menerima bantuan promotif preventif tahun sebelumnya.

“Perusahaan ini juga zero accident (nihil kecelakaan) selama tahun 2021,” ujar Sanco dalam keterangan tertulis kepada TheIndonesiaTimes, Kamis (27/10/2022).

Sebelumnya, program zero accident (kecelakaan nihil) ialah tanda penghargaan keselamatan dan kesehatan kerja yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan kepada manajemen perusahaan yang telah berhasil dalam melaksanakan program nihil kecelakaan (zero accident) tersebut.

Bahkan, perusahaan ini juga berprestasi terkait utilisasi layanan digital terbanyak, pengguna aplikasi Jamsostek Mobile (JMO).

Diketahui, JMO adalah aplikasi yang digunakan peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk mengakses beberapa layanan. Mulai dari cek saldo BPJS Ketenagakerjaan, simulasi hari tua, hingga proses klaim JHT.

Melalui aplikasi JMO ini, peserta yang akan klaim atau mencairkan JHT tidak perlu datang ke kantor cabang dan mengantre.

Selain mendapat piagam, perusahaan ini juga mendapat Paket Bantuan Promotif/Preventif untuk meningkatkan gizi dan imunitas pekerja.

Pada kegiatan yang dibalut Sosialisasi 5 Program Jamsostek, Sanco Simanullang juga memperkenalkan gerakan nasional yang diberi nama “Sertakan” Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda.

Melalui gerakan ini, lanjut Sanco, BP Jamsostek ingin mengajak seluruh pekerja formal atau Penerima Upah (PU) untuk turut peduli terhadap perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan para pekerja BPU yang ada di sekitar mereka.

“Hanya dengan iuran Rp 16.800/bln, pekerja non formal dapat dilayani hingga resiko kematian hingga Rp 42 juta,” pungkas Sanco.

“Ayo sejahterakan pekerja sekitar kita, mereka sangat butuh perlindungan,” imbuh Sanco.

Kepala Bidang Pelayanan Freddy Panggabean menambahkan, sebanyak 80 paket bantuan gizi dan imunitas sebagai rangkaian kegiatan promotif dan preventif tahun 2022.

Bantuan tersebut berupa beras 5kg, madu 500mL, tepung 1kg, gula pasir, minyak sayur 1 L dan multivitamin.

Freddy juga menekankan, peserta Jamsostek kini semakin dimanjakan lantaran klaim Jaminan Hari Tua, sudah dapat klaim di genggaman jari lewat Smartphone, menggunakan fitur JMO.

“Namun klaim fitur JMO, bagi yang memiliki saldo dibawah Rp 10 juta,” ujar Freddy.

Senyum Sumringah

Sementara itu, senyum sumringah mewarnai Kantor Metro Cash and Credit Sidimpuan.

Sembari tepuk tangan meriah, para pekerja mengapresiasi kehadiran dan kepedulian BPJS Ketenagakerjaan, lewat bantuan diluar program dan manfaat yang lazim.

“Alhamdulillah, kami bersyukur mendapatkan perhatian dari BPJS Ketenagakerjaan atas bantuan peningkatan gizi dan imunitas pekerja ini,” tukas Akbar Saputra Ginting, Wakil Direktur Operasional Metro Cash and Credit Padang Sidempuan.

Akbar mengaku senang, lantaran Jamsostek tidak hanya memberikan manfaat bantuan promotif/preventif.

Namun Jamsostek juga memberikan bantuan subsidi upah (BSU) subsidi kenaikan BBM bagi karyawan Metro Cash and Credit.

Akbar Saputra Ginting berujar, ikut Jamsostek memiliki manfaat yang sangat besar.

Sembari memegang kalkulator, dengan iuran Rp 16.800 per bulan dibutuhkan selama 208,33 tahun agar klaim jaminan kematian Rp 42 juta impas.

“Paham gak ini hitungan? Artinya tidak ada kerugian sama sekali. Jadi manfaat Jamsostek banyak. Jangan disia-siakan, jangan anggap remeh. Karena kematian tidak bisa dihindari walau tidak diinginkan,” terang Akbar dihadapan puluhan karyawan.

Akbar meminta agar karyawan Metro Cash and Credit turut menyukseskan gerakan nasional “Sertakan”, terutama para suami, istri, dan orang orang terdekat ikut program Jamsostek.

“Jangan sampai kita dapat info ini tapi gak kita teruskan kepada keluarga. Ayo, kita daftarkan segera,” imbau Akbar. (EDO)