<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
            xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
            xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
            xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
            xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
            xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"><channel>
                <title>The Indonesia Times</title>
                <atom:link href="https://theindonesiatimes.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
                <link>https://theindonesiatimes.com/</link>
                <description>DEMI  KEBENARAN, KEADILAN  BERDASARKAN  KASIH</description>
                <lastBuildDate>Wed, 15 Jul 2026 19:57:00 +0700</lastBuildDate>
                <language>id-ID</language>
                <generator>https://theindonesiatimes.com/</generator>
                <image>
                    <url>https://theindonesiatimes.com/po-content/uploads/logo/logo.png</url>
                    <title>The Indonesia Times</title>
                    <link>https://theindonesiatimes.com/</link>
                </image><item>
                    <title><![CDATA[Huawei Perkuat Ekosistem AI dengan Kehadiran MatePad Pro Max di Indonesia]]></title>
                    <link>https://theindonesiatimes.com/news-2026-huawei-perkuat-ekosistem-ai-dengan-kehadiran-matepad-pro-max-di-indonesia</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://theindonesiatimes.com/news-2026-huawei-perkuat-ekosistem-ai-dengan-kehadiran-matepad-pro-max-di-indonesia</guid>
                    <pubDate>Wed, 15 Jul 2026 19:57:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Huawei menilai kehadiran perangkat ini menjadi bagian dari upaya menjawab kebutuhan era kerja modern yang semakin dinamis.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>The Indonesia Times- </strong>Penggunaan kecerdasan buatan (AI) di kalangan profesional Indonesia terus meningkat dan menjadi bagian penting dalam menunjang produktivitas kerja. AI kini dimanfaatkan mulai dari pencarian informasi, penyusunan dokumen, hingga pembuatan konten secara cepat dan efisien.</p>
<p>Berdasarkan temuan Garuda AI Impact Summit 2026, sebanyak 92 persen knowledge workers di Indonesia telah menggunakan AI generatif, melampaui rata-rata global. Meski demikian, pemanfaatannya masih didominasi perangkat seperti ponsel dan laptop yang dinilai belum sepenuhnya mendukung kebutuhan kerja dengan mobilitas tinggi.</p>
<p>Menanggapi tren tersebut, Huawei akan menghadirkan HUAWEI MatePad Pro Max di Indonesia sebagai solusi perangkat kerja fleksibel berbasis AI. Tablet flagship ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman setara PC dalam bentuk yang lebih ringkas dan mudah dibawa.</p>
<p>&ldquo;AI telah mengubah cara profesional bekerja, mulai dari mengolah ide hingga mengeksekusi tugas secara lebih cepat. Kami melihat kebutuhan akan perangkat yang tidak hanya canggih, tetapi juga mampu mengikuti mobilitas tinggi para pengguna,&rdquo; ujar perwakilan Huawei Indonesia dalam keterangan resminya, Rabu (15/7/2026).</p>
<p>Perangkat ini dibekali fitur AI pada WPS Office dengan tampilan antarmuka desktop, memungkinkan pengguna menyusun dokumen, mengelola data, hingga membuat presentasi langsung dari tablet. Fitur seperti Smart Create, PDF Summarize, dan Generate Slides disebut mampu mempercepat alur kerja di berbagai situasi.</p>
<p>Selain itu, Huawei juga mengedepankan desain tipis dan ringan dengan layar 13,2 inci. Dengan ketebalan 4,7 mm dan bobot sekitar 509 gram, tablet ini dirancang untuk mendukung mobilitas tanpa mengorbankan performa.</p>
<p>&ldquo;Melalui MatePad Pro Max, kami ingin menghadirkan perangkat yang mampu menjadi partner kerja utama bagi para profesional, baik saat di kantor, perjalanan bisnis, maupun di lokasi kreatif,&rdquo; tambahnya.</p>
<p>Di sisi kreativitas, layar 3K OLED PaperMatte yang diusung memberikan pengalaman visual nyaman di berbagai kondisi pencahayaan. Dukungan stylus serta aplikasi berbasis AI juga memungkinkan pengguna mengembangkan ide visual dan mengedit konten secara langsung tanpa bergantung pada laptop.</p>
<p>Huawei menilai kehadiran perangkat ini menjadi bagian dari upaya menjawab kebutuhan era kerja modern yang semakin dinamis, di mana fleksibilitas dan kecepatan menjadi kunci utama produktivitas.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://theindonesiatimes.com/po-content/uploads/202607/1000198930.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Perangkat ini dibekali fitur AI pada WPS Office dengan tampilan antarmuka desktop. Foto ist]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Rico]]></dc:creator><category><![CDATA[Ototekno]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Pelindo Gandeng Kejati Sumut Perkuat Kepastian Hukum Operasional Pelabuhan]]></title>
                    <link>https://theindonesiatimes.com/news-2024-pelindo-gandeng-kejati-sumut-perkuat-kepastian-hukum-operasional-pelabuhan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://theindonesiatimes.com/news-2024-pelindo-gandeng-kejati-sumut-perkuat-kepastian-hukum-operasional-pelabuhan</guid>
                    <pubDate>Wed, 15 Jul 2026 07:18:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Kunjungan ini menegaskan langkah Pelindo dalam memastikan seluruh proses bisnis berjalan sesuai prinsip Good Corporate Governance (GCG).]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>The Indonesia Times - </strong>Upaya memperkuat kepastian hukum dalam operasional pelabuhan terus didorong PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui kolaborasi strategis dengan aparat penegak hukum. Hal ini ditunjukkan dalam kunjungan jajaran Pelindo Group ke Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Selasa (14/7/2026).</p>
<p>Rombongan yang dipimpin Executive Director 1 Pelindo Regional 1, Jonedi Ramli, bersama pimpinan anak usaha disambut langsung Kepala Kejati Sumut Muhibuddin beserta jajaran. Pertemuan berlangsung hangat dengan fokus pada penguatan koordinasi guna mendukung kelancaran aktivitas kepelabuhanan.</p>
<p>Kunjungan ini menegaskan langkah Pelindo dalam memastikan seluruh proses bisnis berjalan sesuai prinsip Good Corporate Governance (GCG), sekaligus meminimalkan potensi risiko hukum di sektor logistik dan pelabuhan.</p>
<p>Selain silaturahmi, kedua pihak membahas peningkatan kolaborasi kelembagaan, termasuk dukungan terhadap iklim investasi yang sehat dan transparan di Sumatera Utara. Sektor pelabuhan dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga arus distribusi barang dan pertumbuhan ekonomi nasional.</p>
<p>Jonedi Ramli menyatakan, sinergi dengan Kejati menjadi fondasi penting dalam menciptakan tata kelola perusahaan yang profesional dan akuntabel. &ldquo;Kolaborasi ini memperkuat komitmen kami untuk menjalankan bisnis yang taat hukum, berintegritas, dan memberikan layanan optimal bagi pengguna jasa,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Melalui kerja sama ini, Pelindo berharap tercipta ekosistem kepelabuhanan yang lebih aman, efisien, dan berdaya saing, sekaligus mendukung kelancaran logistik nasional dan pembangunan daerah. (Binsar Simatupang)</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://theindonesiatimes.com/po-content/uploads/202607/1000198830.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Executive Director 1 Pelindo Regional 1, Jonedi Ramli, bersama pimpinan anak usaha disambut langsung Kepala Kejati Sumut Muhibuddin. Foto Binsar]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Rico]]></dc:creator><category><![CDATA[Ekonomi]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Jaksa Agung Ajukan Kuntadi sebagai Jampidsus, Ini Alasannya]]></title>
                    <link>https://theindonesiatimes.com/news-2023-jaksa-agung-ajukan-kuntadi-sebagai-jampidsus-ini-alasannya</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://theindonesiatimes.com/news-2023-jaksa-agung-ajukan-kuntadi-sebagai-jampidsus-ini-alasannya</guid>
                    <pubDate>Tue, 14 Jul 2026 20:42:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Langkah ini diambil setelah Febrie Adriansyah resmi mengundurkan diri dari jabatan Jampidsus pada 11 Juli 2026.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>The Indonesia Times - </strong>Kekosongan jabatan strategis Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) mendorong Jaksa Agung ST Burhanuddin bergerak cepat mengajukan kandidat pengganti. Nama Kuntadi diajukan sebagai sosok yang dinilai mampu menjaga kesinambungan penanganan perkara korupsi di Kejaksaan Agung.</p>
<p>Langkah ini diambil setelah Febrie Adriansyah resmi mengundurkan diri dari jabatan Jampidsus pada 11 Juli 2026, di tengah sorotan atas sejumlah kasus korupsi yang menyeret namanya. Untuk mengisi kekosongan sementara, Burhanuddin telah menunjuk Rudi Margono sebagai pelaksana tugas (Plt) Jampidsus.</p>
<p>Dalam surat resmi bertanggal 14 Juli 2026, Burhanuddin mengusulkan Kuntadi yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pemulihan Aset. Kuntadi diketahui berpangkat Jaksa Utama (IV/e) dan memiliki pengalaman panjang di bidang penegakan hukum, khususnya dalam pemulihan aset negara dari perkara tindak pidana.</p>
<p>&ldquo;Diusulkan pegawai Kejaksaan Republik Indonesia untuk menduduki jabatan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus yaitu Kuntadi,&rdquo; demikian kutipan dalam surat tersebut, Selasa (14/7/2026).</p>
<p>Selain mengusulkan pengisian posisi Jampidsus, Burhanuddin juga mengajukan nama Patris Yusrian Jaya sebagai calon pengganti Kuntadi di Badan Pemulihan Aset. Patris saat ini berpangkat Jaksa Utama Madya (IV/d).</p>
<p>Dalam dokumen yang sama, ditegaskan bahwa seluruh jabatan struktural eselon I di lingkungan Kejaksaan Agung merupakan jabatan fungsional yang bersifat teknis. Oleh karena itu, pejabat yang mengisi posisi tersebut harus memiliki kompetensi tinggi serta pengalaman panjang sebagai praktisi penegak hukum.</p>
<p>Pergantian ini dinilai krusial mengingat posisi Jampidsus memegang peran sentral dalam pengusutan dan penanganan perkara korupsi besar di Indonesia. Stabilitas kepemimpinan di bidang ini menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap kinerja penegakan hukum.</p>
<p>Pengajuan nama Kuntadi selanjutnya akan melalui proses penilaian di tingkat Sekretariat Kabinet sebelum diputuskan secara final oleh pemerintah. Bersamaan dengan itu, daftar riwayat hidup para calon juga turut dilampirkan sebagai bahan pertimbangan.</p>
<p>Dengan proses ini, Kejaksaan Agung berharap transisi kepemimpinan di posisi Jampidsus dapat berjalan cepat dan efektif, sehingga penanganan perkara korupsi tetap berjalan tanpa hambatan.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://theindonesiatimes.com/po-content/uploads/202512/jaksa-agung.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Jaksa Agung ST Burhanuddin. Foto dok]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Rico]]></dc:creator><category><![CDATA[Nasional]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[SPBUN Nusantara XII Cetak SDM Andal Lewat Coffee Cupping, Forum Pecinta Kopi Resmi Diluncurkan]]></title>
                    <link>https://theindonesiatimes.com/news-2022-spbun-nusantara-xii-cetak-sdm-andal-lewat-coffee-cupping-forum-pecinta-kopi-resmi-diluncurkan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://theindonesiatimes.com/news-2022-spbun-nusantara-xii-cetak-sdm-andal-lewat-coffee-cupping-forum-pecinta-kopi-resmi-diluncurkan</guid>
                    <pubDate>Tue, 14 Jul 2026 13:47:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SPBUN Nusantara XII menggelar workshop coffee cupping di Surabaya dan membentuk Forum Pecinta Kopi untuk meningkatkan kualitas SDM perkebunan.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>The Indonesia Times </strong>- Industri kopi tidak hanya membutuhkan hasil panen berkualitas, tetapi juga sumber daya manusia yang mampu membaca dan menjaga mutu produk. Berangkat dari kebutuhan tersebut, SPBUN Nusantara XII bersama Holding Perkebunan Nusantara dan PTPN I Regional 5 mengadakan Coffee Cupping Workshop di Kantor PTPN I Regional 5, Surabaya, Senin (13/7/2026).</p>
<p>Agenda bertajuk Savor the Flavor, Aroma and Meet the Expert itu mempertemukan puluhan pekerja perkebunan dari berbagai wilayah operasional Holding Perkebunan Nusantara untuk mempelajari teknik penilaian kualitas kopi yang menjadi acuan industri global.</p>
<p>Sekitar 40 peserta mengikuti pelatihan tersebut. Mereka berasal dari Holding Perkebunan Nusantara, PTPN I Head Office, PTPN I Regional 3, PTPN I Regional 5, PTPN IV Regional 4, hingga Java Coffee Estate (JCE).</p>
<p>Selama sehari penuh, peserta dibimbing memahami proses coffee cupping, mulai dari mengenali aroma, tingkat keasaman, karakter rasa, hingga cara memberikan skor berdasarkan standar internasional. Materi disampaikan melalui kombinasi teori dan praktik sehingga peserta dapat menguji langsung kemampuan mereka.</p>
<p>Ketua Umum SPBUN Nusantara XII, Bramantya Admadja, mengatakan organisasi pekerja perlu mengambil peran dalam meningkatkan kualitas anggotanya, bukan semata memperjuangkan hak-hak ketenagakerjaan.</p>
<p>"Serikat pekerja harus mampu menjadi ruang belajar. Ketika kompetensi anggota meningkat, manfaatnya tidak hanya dirasakan pekerja, tetapi juga perusahaan yang memiliki sumber daya manusia lebih profesional," kata Bramantya.</p>
<p>Ia menilai pemahaman terhadap mutu kopi akan membangun kesadaran pekerja untuk menjaga kualitas produk sejak proses budidaya hingga pemasaran.</p>
<p>Direktur Bisnis Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Ryanto Wisnuardhy, menyebut pasar kopi premium berkembang cukup pesat sehingga konsistensi kualitas menjadi faktor yang menentukan daya saing produk.</p>
<p>"Seluruh insan perkebunan perlu memiliki persepsi yang sama dalam menilai mutu kopi. Dengan standar yang seragam, kualitas produk akan lebih mudah dijaga dan memiliki nilai tambah di pasar," ujarnya.</p>
<p>Ryanto juga mendorong agar kegiatan serupa dapat digelar di sentra produksi kopi sehingga peserta memperoleh pengalaman lebih lengkap mengenai rantai produksi dari kebun hingga pengolahan.</p>
<p>Menurut Region Head PTPN I Regional 5, Subagiyo, pelatihan tersebut juga memperkuat hubungan antarkaryawan dari berbagai regional yang selama ini mengelola komoditas kopi.</p>
<p>"Ajang seperti ini bukan hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga menjadi tempat berbagi pengalaman mengenai praktik terbaik dalam menjaga mutu kopi," tuturnya.</p>
<p>Workshop menghadirkan Founder Sensa Koffie, Vito Adi Tjandrasurja, sebagai narasumber utama. Ia menjelaskan bahwa coffee cupping merupakan metode evaluasi mutu yang dipakai pelaku industri kopi di berbagai negara.</p>
<p>"Metode ini membantu setiap pelaku industri menggunakan parameter yang sama dalam menilai kualitas kopi sehingga karakter khas setiap daerah tetap terjaga," jelas Vito.</p>
<p>Usai pelatihan, seluruh peserta mengikuti kompetisi coffee cupping. Penilaian dilakukan oleh Vito bersama Muchammad Fitrawansyah, yang pernah meraih Juara III Indonesian Cup Tasters Championship 2023 dan Juara IV Indonesian Cup Tasters Championship 2025.</p>
<p>Dari hasil penjurian, Iswahyudi asal Kebun Bantaran Bangelan PTPN I Regional 5 meraih posisi pertama, sedangkan Eta Yunda dari Java Coffee Estate menempati urutan kedua. Keduanya dipersiapkan mengikuti kompetisi coffee cupping tingkat regional.</p>
<p>Selain pelatihan, penyelenggara juga mengumumkan pembentukan Forum Pecinta Kopi Holding Perkebunan Nusantara. Wadah tersebut dirancang sebagai ruang diskusi dan kolaborasi bagi pekerja yang memiliki perhatian terhadap pengembangan komoditas kopi.</p>
<p>Forum itu diharapkan mampu memperkuat pertukaran pengetahuan, memperluas jejaring antarunit usaha, sekaligus melahirkan berbagai program edukasi yang mendukung peningkatan kompetensi pekerja. Melalui langkah tersebut, Holding Perkebunan Nusantara ingin memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu fondasi meningkatkan daya saing kopi Indonesia di pasar global.<br />&nbsp;<br />&nbsp;<br />&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://theindonesiatimes.com/po-content/uploads/202607/workshop-coffee-cupping-2.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[SPBUN Nusantara XII menggelar workshop coffee cupping di Surabaya dan membentuk Forum Pecinta Kopi untuk meningkatkan kualitas SDM perkebunan. Foto/Humas PTPN]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Qalbi TIT]]></dc:creator><category><![CDATA[Ekonomi]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Pertamina Perketat Sistem, TNI Bantu Kawal Distribusi BBM di Sumatera Utara]]></title>
                    <link>https://theindonesiatimes.com/news-2025-pertamina-perketat-sistem-tni-bantu-kawal-distribusi-bbm-di-sumatera-utara</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://theindonesiatimes.com/news-2025-pertamina-perketat-sistem-tni-bantu-kawal-distribusi-bbm-di-sumatera-utara</guid>
                    <pubDate>Tue, 14 Jul 2026 07:26:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Langkah mitigasi ini diharapkan mampu memastikan setiap liter BBM tersalurkan tepat sasaran, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap sistem distribusi.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>The Indonesia Times - </strong>Distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Sumatera Utara kini diperketat dengan melibatkan unsur TNI guna memastikan pasokan energi berjalan lancar, tepat waktu, dan aman hingga ke SPBU. Langkah ini dilakukan PT Elnusa Petrofin, anak usaha PT Pertamina, sebagai respons atas temuan dugaan pelanggaran operasional oleh oknum sopir mobil tangki di lapangan.</p>
<p>Sejak Selasa (14/7/2026), Elnusa Petrofin secara resmi meminta perbantuan pengemudi mobil tangki sekaligus pengawasan dari TNI untuk memperkuat sistem distribusi BBM di wilayah Medan dan sekitarnya. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan energi di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.</p>
<p>Penguatan pengawasan dilakukan secara menyeluruh dengan memanfaatkan teknologi digital. Seluruh armada mobil tangki kini dipantau secara real-time untuk memastikan distribusi berjalan sesuai jalur dan prosedur. Selain itu, perusahaan juga menerapkan sanksi disiplin tegas tanpa kompromi bagi oknum yang terbukti melakukan pelanggaran.</p>
<p>Keterlibatan TNI merupakan bagian dari tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP), di mana aparat turut membantu pemerintah dalam mengamankan objek vital nasional, termasuk sektor energi. Sinergi antara TNI dan Pertamina dinilai strategis dalam menutup celah penyimpangan serta menjamin distribusi BBM yang adil dan transparan.</p>
<p>Langkah mitigasi ini diharapkan mampu memastikan setiap liter BBM tersalurkan tepat sasaran, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap sistem distribusi energi nasional. Kolaborasi lintas sektor ini juga menjadi bentuk kehadiran negara dalam menjamin ketahanan energi di daerah.</p>
<p>Ke depan, Elnusa Petrofin bersama Pertamina dan pemangku kepentingan akan terus memperkuat sistem pengawasan serta meningkatkan koordinasi dengan aparat penegak hukum dan TNI. Upaya ini dilakukan untuk menciptakan distribusi BBM yang lebih aman, efisien, dan bebas dari praktik penyimpangan.</p>
<p>Dengan pengawasan ketat dan dukungan TNI, distribusi BBM di Sumatera Utara diharapkan tetap stabil, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, serta menjaga kelancaran arus logistik energi di wilayah tersebut. (Binsar Simatupang)</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://theindonesiatimes.com/po-content/uploads/202607/1000198834.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Dengan pengawasan ketat dan dukungan TNI, distribusi BBM di Sumatera Utara diharapkan tetap stabil, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Foto Binsar]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Rico]]></dc:creator><category><![CDATA[Daerah]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Luis Figo dan Momentum Besar Indonesia di Panggung Olahraga Internasional]]></title>
                    <link>https://theindonesiatimes.com/news-2021-luis-figo-dan-momentum-besar-indonesia-di-panggung-olahraga-internasional</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://theindonesiatimes.com/news-2021-luis-figo-dan-momentum-besar-indonesia-di-panggung-olahraga-internasional</guid>
                    <pubDate>Mon, 13 Jul 2026 20:49:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Partisipasi Figo dinilai menegaskan bahwa Indonesia mulai diperhitungkan dalam peta olahraga global.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>The Indonesia Times - </strong>Kehadiran legenda sepak bola dunia asal Portugal, Lu&iacute;s Figo, menjadi sorotan utama dalam gelaran Pesta Bola HGI 2026 di fX Sudirman, Jakarta. Mantan peraih Ballon d&rsquo;Or 2000 tersebut tidak hanya menjadi daya tarik publik, tetapi juga simbol meningkatnya perhatian internasional terhadap perkembangan olahraga di Indonesia.</p>
<p>Partisipasi Figo dinilai menegaskan bahwa Indonesia mulai diperhitungkan dalam peta olahraga global, termasuk dalam pengembangan olahraga pikiran (mind sport). Kehadirannya sekaligus memperkuat sinyal bahwa integrasi antara olahraga fisik dan digital semakin mendapat tempat dalam ekosistem olahraga modern.</p>
<p>Transformasi olahraga di era digital kian nyata melalui acara yang digagas platform gaming Higgs Games Island (HGI) bersama Komunitas Olahraga Masyarakat Indonesia Nasional (KORMINAS).</p>
<p>Kegiatan ini menyoroti pergeseran minat generasi muda yang kini cenderung mengarah pada olahraga berbasis strategi dan teknologi.</p>
<p>Perwakilan HGI, Ray, menyebut bahwa olahraga pikiran memiliki kesamaan mendasar dengan olahraga konvensional, terutama dalam aspek taktik dan pengambilan keputusan.</p>
<p>&ldquo;Apa yang dilakukan pemain di lapangan, seperti membaca situasi dan menentukan strategi, juga menjadi inti dari olahraga berbasis pemikiran,&rdquo; ujarnya, Minggu (12/7/2026).</p>
<p>KORMINAS memandang momentum ini sebagai peluang memperluas cakupan olahraga nasional, tidak hanya berfokus pada kekuatan fisik, tetapi juga kemampuan kognitif. Dukungan terhadap HGI dinilai selaras dengan upaya membangun ekosistem olahraga yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus mengedepankan perlindungan konsumen dan integritas layanan digital.</p>
<p>Selain menghadirkan sesi interaktif dan kompetisi #JugglingBolaHGI, acara ini juga melibatkan berbagai komunitas dan institusi, mulai dari pelajar, organisasi kepemudaan, hingga Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta. Kolaborasi lintas sektor tersebut memperkuat posisi olahraga pikiran sebagai bagian dari gaya hidup dan kompetisi modern.</p>
<p>HGI sendiri terus mendorong pengembangan mind sport melalui berbagai turnamen nasional, termasuk kompetisi domino digital yang kini mulai diakui sebagai cabang kompetitif. Transformasi ini menunjukkan bahwa permainan tradisional yang sebelumnya dianggap sederhana kini berkembang menjadi bagian dari industri olahraga digital yang kian pesat di Indonesia.</p>
<p>Melalui Pesta Bola HGI 2026, sinergi antara teknologi, komunitas, dan olahraga diharapkan mampu membuka peluang baru bagi generasi muda untuk berkembang serta memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://theindonesiatimes.com/po-content/uploads/202607/1000198630.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Kehadiran legenda sepak bola dunia asal Portugal, Luís Figo (kiri).]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Rico]]></dc:creator><category><![CDATA[Sport]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Tan Kian Diperiksa Polisi, Penggeledahan Pacific Place Terkait Kasus Korupsi]]></title>
                    <link>https://theindonesiatimes.com/news-2018-tan-kian-diperiksa-polisi-penggeledahan-pacific-place-terkait-kasus-korupsi</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://theindonesiatimes.com/news-2018-tan-kian-diperiksa-polisi-penggeledahan-pacific-place-terkait-kasus-korupsi</guid>
                    <pubDate>Mon, 13 Jul 2026 20:03:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Salah satu temuan terbesar berasal dari rumah di kawasan Babakan Madang, Bogor, dengan sitaan 74 kilogram emas batangan serta uang tunai.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>The Indonesia Times - </strong>Penyidikan kasus dugaan korupsi yang menyasar sejumlah lokasi strategis di Jakarta kian meluas. Polisi kini memeriksa pengusaha properti Tan Kian terkait penggeledahan di Mal Pacific Place, kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta Selatan.</p>
<p>Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memperjelas konstruksi perkara dalam tiga kasus dugaan korupsi yang ditangani Kortas Tipikor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Hingga saat ini, Tan Kian masih berstatus sebagai saksi bersama total 15 orang yang telah dimintai keterangan.</p>
<p>Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan, penyidik masih mendalami seluruh fakta dan alat bukti sebelum menetapkan tersangka. &ldquo;Dalam waktu dekat akan disampaikan terkait tersangka,&rdquo; ujarnya, Senin (13/7/2026).</p>
<p>Kasus ini menyita perhatian karena melibatkan penggeledahan di 12 lokasi, termasuk kawasan elite dan pusat bisnis. Dari sejumlah lokasi tersebut, polisi menyita barang bukti bernilai besar, mulai dari puluhan kilogram emas, jutaan dolar dalam berbagai mata uang, hingga dokumen transaksi keuangan.</p>
<p>Salah satu temuan terbesar berasal dari rumah di kawasan Babakan Madang, Bogor, dengan sitaan 74 kilogram emas batangan serta uang tunai dalam berbagai mata uang asing. Penyitaan juga dilakukan di money changer, kafe, hingga rumah pribadi di Jakarta Selatan.</p>
<p>Meski barang bukti terus bertambah, polisi belum mengungkap detail peran masing-masing pihak. Penyidik masih fokus menelusuri dugaan suap, gratifikasi, serta tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang diduga menjadi bagian dari perkara ini.</p>
<p>Penyidikan yang telah berjalan sejak Januari 2026 itu kini memasuki tahap krusial, dengan penguatan alat bukti dan penelusuran aliran dana sebagai kunci untuk mengungkap aktor utama di balik kasus tersebut.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://theindonesiatimes.com/po-content/uploads/202607/1000198627.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Polisi kini memeriksa pengusaha properti Tan Kian terkait penggeledahan di Mal Pacific Place, kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta Selatan. Foto dok Dola AI]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Rico]]></dc:creator><category><![CDATA[News]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Profil Lengkap Tan Kian, Konglomerat Properti yang Kini Diperiksa Polisi]]></title>
                    <link>https://theindonesiatimes.com/news-2020-profil-lengkap-tan-kian-konglomerat-properti-yang-kini-diperiksa-polisi</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://theindonesiatimes.com/news-2020-profil-lengkap-tan-kian-konglomerat-properti-yang-kini-diperiksa-polisi</guid>
                    <pubDate>Sun, 12 Jul 2026 20:33:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Pada 2016, kekayaannya diperkirakan mencapai sekitar 570 juta dolar AS dan sempat masuk daftar orang terkaya di Indonesia.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>The Indonesia Times - </strong>Nama konglomerat properti Tan Kian kembali mencuat ke publik setelah diperiksa penyidik Polda Metro Jaya dalam kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Pemeriksaan ini bukan sekadar prosedur hukum biasa, tetapi turut membuka kembali rekam jejak panjang bisnis dan keterlibatannya dalam sejumlah perkara strategis di Indonesia.</p>
<p>Tan Kian dikenal sebagai salah satu figur senior di industri properti nasional. Ia membangun kerajaan bisnisnya melalui Dua Mutiara Group yang kemudian bertransformasi menjadi Century Properties Group Indonesia. Perusahaan ini berfokus pada pengembangan properti premium di kawasan bisnis utama Jakarta seperti Mega Kuningan dan Sudirman&mdash;dua kawasan yang menjadi simbol pusat ekonomi dan investasi kelas atas.</p>
<p>Sejumlah proyek prestisius dikaitkan dengan grup usahanya, di antaranya Pacific Place Jakarta, The Ritz-Carlton Pacific Place, JW Marriott Jakarta, The Ritz-Carlton Jakarta Mega Kuningan, Millennium Centennial Center, hingga berbagai apartemen dan gedung perkantoran elite.</p>
<p>Portofolio tersebut menempatkan Tan Kian sebagai salah satu pemain kunci dalam pengembangan properti premium di ibu kota.<br />Namun, perjalanan bisnis Tan Kian tidak selalu berjalan mulus. Sebelum masuk ke sektor properti, ia mengembangkan usaha keluarga di bidang perdagangan udang dan tekstil. Ekspansi ke sektor properti menjadi titik balik yang membawa namanya ke jajaran elite pengusaha Indonesia.</p>
<p>Pada 2016, kekayaannya diperkirakan mencapai sekitar 570 juta dolar AS dan sempat masuk daftar orang terkaya di Indonesia.</p>
<p>Seiring waktu, kendali operasional bisnis mulai bergeser ke generasi berikutnya. Sejak 2017, peran operasional dijalankan oleh generasi ketiga keluarga, sementara Tan Kian lebih banyak berada di belakang layar sebagai penasihat strategis. Meski demikian, namanya tetap lekat dengan berbagai proyek besar yang telah dibangun sebelumnya.</p>
<p>Sorotan terhadap Tan Kian kembali menguat setelah penyidik Polda Metro Jaya memeriksanya sebagai saksi dalam tiga perkara dugaan korupsi yang tengah ditangani bersama Kortas Tipidkor Polri.</p>
<p>Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menegaskan bahwa pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari proses pendalaman perkara.</p>
<p>&ldquo;Ini merupakan langkah-langkah dalam pemeriksaan saksi. Total 15 saksi telah dimintai keterangan, salah satunya Tan Kian. Statusnya masih sebagai saksi,&rdquo; ujar Budi, Minggu (12/7/2026).</p>
<p>Penyidikan ini menarik perhatian karena skalanya yang besar. Aparat telah melakukan penggeledahan di sedikitnya 12 lokasi, termasuk kawasan bisnis, hunian elite, hingga tempat usaha. Dari rangkaian penggeledahan tersebut, polisi menyita berbagai aset bernilai tinggi, mulai dari puluhan kilogram emas, uang tunai dalam berbagai mata uang asing, hingga dokumen transaksi keuangan dan barang bukti elektronik.</p>
<p>Besarnya nilai sitaan memperkuat dugaan bahwa perkara ini melibatkan aliran dana dalam jumlah signifikan. Penyidik kini fokus menelusuri hubungan antar pihak, pola transaksi, serta kemungkinan praktik suap, gratifikasi, dan pencucian uang yang menjadi inti penyidikan.</p>
<p>Nama Tan Kian sendiri bukan kali pertama muncul dalam pusaran perkara hukum. Ia pernah dikaitkan dalam kasus investasi yang melibatkan PT Asabri pada 2008. Saat itu, proses penyidikan terhadap dirinya dihentikan melalui penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) pada 2009. Meski demikian, dalam pengembangan perkara Asabri pada 2021, ia kembali diperiksa sebagai saksi dan sejumlah aset terkait turut disita oleh aparat penegak hukum.</p>
<p>Jejak kasus lama tersebut kini kembali menjadi konteks penting dalam melihat posisi Tan Kian dalam penyidikan terbaru. Publik menilai bahwa keterkaitan antara bisnis besar dan perkara hukum menunjukkan kompleksitas hubungan antara kekuatan ekonomi dan penegakan hukum di Indonesia.</p>
<p>Hingga saat ini, belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam tiga perkara yang sedang disidik. Namun, penyidik memastikan proses pendalaman masih terus berjalan, termasuk analisis dokumen, pemeriksaan saksi tambahan, serta penelusuran aliran dana lintas entitas.</p>
<p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://theindonesiatimes.com/po-content/uploads/202607/1000198629.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Konglomerat properti Tan Kian. Foto dok Tribunnews.com]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Rico]]></dc:creator><category><![CDATA[News]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[ISTTS dan LPK CKW Bangun Kolaborasi, Perkuat Kompetensi AI]]></title>
                    <link>https://theindonesiatimes.com/news-2017-istts-dan-lpk-ckw-bangun-kolaborasi-perkuat-kompetensi-ai</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://theindonesiatimes.com/news-2017-istts-dan-lpk-ckw-bangun-kolaborasi-perkuat-kompetensi-ai</guid>
                    <pubDate>Sun, 12 Jul 2026 00:16:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[ISTTS dan LPK Cipta Kriya Wiyasa memulai kolaborasi melalui workshop Google NotebookLM dan sertifikasi Gemini AI untuk memperkuat kompetensi digital.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>The Indonesia Times</strong> - Pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin meluas, tidak hanya di sektor industri tetapi juga pendidikan, media, hingga usaha kreatif.&nbsp;</p>
<p>Kondisi tersebut mendorong kebutuhan peningkatan kompetensi digital agar masyarakat mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi.</p>
<p>Berangkat dari kebutuhan itu, Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (ISTTS) bersama LPK Cipta Kriya Wiyasa (CKW) menggelar Workshop Digital Google NotebookLM dan Sertifikasi Gemini AI di Malang Creative Center (MCC), Jumat (10/7/2026).&nbsp;</p>
<p>Kegiatan tersebut menjadi kolaborasi perdana kedua lembaga dalam pengembangan sumber daya manusia berbasis teknologi.</p>
<p>Pendiri Malang Autism Center (MAC) sekaligus LPK Cipta Kriya Wiyasa, Mohammad Cahyadi, mengatakan pelatihan tersebut dirancang untuk memperluas akses masyarakat terhadap keterampilan digital yang kini semakin dibutuhkan di berbagai bidang pekerjaan.</p>
<p>"Teknologi AI berkembang sangat cepat. Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga memahami cara memanfaatkannya secara produktif dan bertanggung jawab. Kolaborasi dengan ISTTS menjadi langkah awal untuk menghadirkan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja," kata Cahyadi.</p>
<p>Workshop diikuti jurnalis, mahasiswa, tenaga pendidik, profesional, pelaku industri kreatif, serta masyarakat umum.&nbsp;</p>
<p>Peserta mendapatkan pelatihan penggunaan Google NotebookLM, platform berbasis AI yang dapat membantu merangkum dokumen, mengelola referensi, menganalisis informasi, hingga menyusun ide secara lebih efisien.</p>
<p>Selain sesi praktik, peserta juga mengikuti Sertifikasi Gemini AI sebagai bentuk pengakuan atas kemampuan dasar dalam memanfaatkan teknologi AI generatif yang mulai banyak diterapkan di lingkungan pendidikan maupun industri.</p>
<p>Materi disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Esther Irawati Setiawan, S.Kom., M.Kom., Head of Department ISTTS. Akademisi tersebut juga dikenal sebagai Google Developer Expert in Machine Learning & Google Cloud serta NVIDIA Deep Learning Instructor yang aktif mengembangkan pembelajaran berbasis kecerdasan buatan.</p>
<p>Menurut Cahyadi, kerja sama dengan ISTTS merupakan bagian dari pengembangan program LPK Cipta Kriya Wiyasa yang selama ini bergerak di bidang digital media, musik, food and beverage, serta layanan.&nbsp;</p>
<p>Kini, lembaga tersebut mulai memperluas pelatihan ke sektor teknologi digital dan AI agar lulusannya lebih siap menghadapi perubahan kebutuhan industri.</p>
<p>"Harapannya, kolaborasi ini berlanjut melalui berbagai pelatihan dan sertifikasi lain sehingga semakin banyak masyarakat yang memiliki kompetensi digital dan daya saing di pasar kerja," ujarnya.</p>
<p>ISTTS sendiri telah mengembangkan konsep AI Campus dengan mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam kurikulum.&nbsp;</p>
<p>Perguruan tinggi tersebut juga menjalin kemitraan dengan sejumlah perusahaan teknologi global, seperti Google, Microsoft, AWS Academy, NVIDIA Deep Learning, dan Alibaba.</p>
<p>Kolaborasi ISTTS dan LPK Cipta Kriya Wiyasa diharapkan menjadi fondasi lahirnya program-program peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan transformasi digital di Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://theindonesiatimes.com/po-content/uploads/202607/workshop-google-notebooklm.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Workshop Google NotebookLM dan sertifikasi Gemini AI untuk memperkuat kompetensi digital. Foto/LPK]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Rico]]></dc:creator><category><![CDATA[Pendidikan]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Polisi Amankan Bos Century Properties Tan Kian di Apartemen SCBD]]></title>
                    <link>https://theindonesiatimes.com/news-2019-polisi-amankan-bos-century-properties-tan-kian-di-apartemen-scbd</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://theindonesiatimes.com/news-2019-polisi-amankan-bos-century-properties-tan-kian-di-apartemen-scbd</guid>
                    <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 20:10:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Nama Tan Kian sebelumnya juga sempat muncul dalam perkara korupsi PT Asabri, di mana penegak hukum menduga adanya peran penyediaan aset properti.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>The Indonesia Times - </strong>Polda Metro Jaya membenarkan pengamanan terhadap konglomerat properti Tan Kian saat penggeledahan yang dilakukan pada Kamis (9/7). Pendiri Century Properties Group tersebut diamankan dari kediamannya di Apartemen Pacific Place Residence, Jakarta Selatan.</p>
<p>Meski diamankan, polisi menegaskan status Tan Kian hingga kini masih sebagai saksi dalam penyidikan tiga perkara dugaan korupsi yang tengah ditangani. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyebut langkah tersebut merupakan bagian dari proses pemeriksaan.</p>
<p>&ldquo;Pengamanan Tan Kian merupakan bagian dari pemeriksaan saksi. Kami telah memeriksa 15 saksi dan yang bersangkutan masih berstatus saksi,&rdquo; ujar Budi dalam konferensi pers, Jumat (10/7).</p>
<p>Penyidik belum membeberkan secara rinci keterkaitan Tan Kian dalam perkara yang disidik. Namun, kasus ini dikaitkan dengan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang masih dalam tahap pendalaman, termasuk penelusuran aliran dana dan aset.</p>
<p>Nama Tan Kian sebelumnya juga sempat muncul dalam perkara korupsi PT Asabri, di mana penegak hukum menduga adanya peran penyediaan aset properti untuk menyamarkan aliran dana. Meski demikian, hingga kini belum ada penetapan tersangka dalam penyidikan terbaru.</p>
<p>Di luar proses hukum, Tan Kian dikenal sebagai salah satu pengembang properti premium di Indonesia. Melalui Century Properties Group Indonesia, ia mengembangkan sejumlah proyek kelas atas di kawasan Mega Kuningan dan Sudirman dengan konsep boutique developer yang fokus pada properti eksklusif.</p>
<p>Portofolio bisnisnya mencakup berbagai aset strategis seperti pusat perbelanjaan, hotel bintang lima, apartemen, hingga gedung perkantoran di kawasan bisnis Jakarta. Ia juga terlibat dalam pengembangan kawasan terpadu di Parung Panjang serta memiliki investasi vila resor di Pulau Bintan.</p>
<p>Penyidik masih terus mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap konstruksi perkara secara menyeluruh, termasuk kemungkinan penetapan tersangka dalam waktu dekat.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://theindonesiatimes.com/po-content/uploads/202602/polda-metro-jaya-2.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Polda Metro Jaya membenarkan pengamanan terhadap konglomerat properti Tan Kian saat penggeledahan yang dilakukan pada Kamis (9/7).]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Rico]]></dc:creator><category><![CDATA[Nasional]]></category></item></channel></rss>