Gunung Sinabung kembali menyembur Abu Vulkanik diKabupaten Karo

Gunung Sinabung kembali menyembur Abu Vulkanik diKabupaten Karo

Kabupaten Karo Sumut – The Indonesia Times

Gunung Sinabung yang berada di Kabupaten Tanah Karo Provinsi Sumatera Utara kembali menyemburkan  Abu Vulkanik ) kejadiannya Selasa (2/3} pagi sekitar pukul 07.15 WIB.

Informasi yang dihimpun   di Pos Pemantau Gunung Api (PGA) Sinabung Simpang Empat, penyemburan itu terjadi 13 kali luncuran awan panas guguran dengan jarak luncur 2000 sampi 5000 meter ke arah Tenggara – Timur.

Terlihat Tinggi kolom abu  lebih dari 5000 meter, dimana angin lemah ke arah Barat – Barat Daya, dan material awan panas kali ini mencapai sungai Lauborus di sektor Tenggara Timur, diperkirakan sekitar Desa Gamber, Kecamatan Simpangempat.

Kepala Pos Pemantau Gunung Api Sinabung, Badan Geologi dan PVMBG, Armen Putra, yang mengatakan kepada Media dan menyebutkan, potensi awan panas dan guguran masih tinggi. Status Gunung Sinabung masih berstatus awas atau level III.

Terjadi awan panas guguran sekitar pukul 07.15 WIB dengan jarak luncur mencapai 5000 meter. Potensi awan panas dan guguran masih tinggi, “ujar Armen.

Armen juga mengungkapan serta menghimbau kepada masyarakat  di perdesaan  yang sudah direlokasi dan radius 3 kilometer dari puncak Gunung Sinabung, serta radius sektoral 5 km untuk sektor Selatan-Timur, dan 4 km untuk sektor Timur-Utara, tidak melakukan aktivitas untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sementara, Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, Natanail Perangin-angin,SH.,MAP, dalam keterangan persnya menyebutkan, akibat erupsi disertai guguran hari ini telah berdampak kepada tiga kecamatan yaitu Kecamatan Tiganderket, Kutabuluh, dan Tigabinanga.

Wilayah Kecamatan Tiganderket ada sebanyak 17 Desa, Kecamatan Kutabuluh 8 Desa dan Kecamatan Tigabinanga sebanyak 15 Desa yang diselimuti abu vulkanik.

Keterangan dilapagan , Selasa (2/3), tampak sebagain masyarakat disekitar kecamatan Tiga Nderket enggan keluar rumah, karena abu vulkanik yang masih menghujanni serta menyelimuti desa mereka.

Terlihat dilapangan sebagian masyarakat sekitar berada diluar rumah dan masih belum menggunakan masker.

Laporan sementara hingga  saat inii dalam kejadian itu tidak ada mengambil korban dan personel TNI-Polri dan BPBD Karo masih melakukan patroli. Mobil pemadam kebakaran juga terlihat aktif melakukan penyiraman abu Vukanik yang menyelimuti   ruas jalan desa yang terkena dampak erupsi Gunung Sinabung.  { Binsar Simatupang }