IsyefPreneur Perkuat Komitmen Dorong Wirausaha Berbasis Masjid

Isyef dan Bank Indonesia kembali menyelenggarakan program pelatihan wirausaha berbasis masjid IsyefPrenuer 2021 untuk penyelenggaraan tahun kedua. (Foto: Handout)

JAKARTA, TheIndonesiaTimes – Indonesian Youth Economic Forum (Isyef) (BI) kembali menyelenggarakan IsyefPrenuer 2021 yakni program pelatihan wirausaha berbasis masjid dengan menghadirkan para mentor yang ahli dan materi yang komprehensif.

Diselenggarakan di bawah naungan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF), pelatihan ini ditujukan agar masjid dapat memiliki fungsi yang lebih besar tidak hanya fungsi ibadah tetapi juga fungsi sosial dan ekonomi.

IsyefPreneur 2020 berhasil menjaring 170 partisipan yang kemudian terpilih menjadi 25 peserta terbaik dari berbagai sektor seperti kuliner, fesyen, teknologi, jasa, edukasi, dan agrikultur dari seluruh Indonesia. IsyefPreneur 2021 akan berlangsung dari 14 September–28 Oktober mendatang.

Kompetisi ini menargetkan 30 finalis terpilih dari sektor pertanian, fesyen, dan makanan yang akan mendapatkan pembinaan guna peningkatan kapasitas di berbagai aspek usaha.

“Kami sangat senang bahwa IsyefPreneur dapat kembali hadir untuk kedua kalinya. Program IsyefPrenuer 2021 bertujuan agar masjid-masjid di Indonesia memiliki unit usaha guna pemberdayaan ekonomi berbasis masjid dan membangkitkan semangat wirausaha di antara para pengurus masjid. Dengan adanya unit usaha masjid, kami berharap masjid dapat semakin mandiri, menjadi pusat peradaban, dan pada akhirnya bisa memberikan kemakmuran bagi jamaahnya. Hal ini selaras dengan tujuan Dewan Masjid Indonesia (DMI), yakni memakmurkan dan dimakmurkan oleh masjid,” ujar M. Atras Mafazi, Ketua Umum Isyef, melalui keterangan tertulis, Rabu (22/9/21).

Melalui program ini, para peserta berkesempatan untuk mendapatkan hadiah senilai Rp 105,000,000, exclusive mentoring & coaching dari 15 mentor expert, seperti M. Atras Mafazi, Ketua Umum Isyef; Pradana Indraputra, Staf Khusus Bidang Peningkatan Pengusaha Nasional BKPM; Chrisna Aditya, Chief of Staff & Co-founder E-Fishery; Dima Djani, CEO Alami; Oni Sahroni, DSN MUI; Jenahara Nasution, Founder Jenahara; Ronald Yusuf Wijaya, Ketua AFSI; dan masih banyak lagi.

Isyef dan BI berharap bahwa program IsyefPrenuer 2021 ini akan melahirkan lebih banyak lagi wirausaha berbasis masjid yang dapat dibina dan dimaksimalkan untuk kebangkitan pengembangan ekonomi berbasis masjid, agar semakin banyak lapangan pekerjaan yang dapat dibuka. Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran bisa melakukan registrasi di https://isef.co.id/Isyefpreneur-2021/ atau dapat melalui Instagram @Isyefupdates & @isef.id.