Kapoldasu Ajak Warga Patuhi Aturan PPKM Darurat

MEDAN, TheIndonesiaTimes – Mulai hari ini PPKM Darurat di Kota Medan sudah berlaku. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk mematuhi seluruh aturan yang diterapkan,” katanya Kapoldasu Senin (12/7/21).

Menurutnya, penerapan PPKM Darurat hingga 20 Juli 2021 sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan ketaatan masyarakat dalam menekan penyebaran Covid-19.

Penerapan PPKM Darurat diberlakukannya penyekatan di wilayah perbatasan Kota Medan dan di pusat Kota Medan yang bertujuan mengurangi mobilitas masyarakat di tengah pandemi Covid-19 karena angka penyebarannya terus meningkat,” tuturnya.

Panca juga mengungkapkan semua perusahaan di Kota Medan wajib mentaati aturan selama PPKM Darurat dengan bekerja 50 persen dari kantor dan 25 persen bekerja dari rumah. Terkhusus untuk bidang kesehatan dan menyangkut hajat hidup orang banyak boleh bekerja 100 persen.

Dan diimbau kepada masyarakat dari luar yang tidak memiliki kepentingan untuk saat ini tidak perlu masuk ke Kota Medan sehingga tercapai tujuan PPKM Darurat dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya.”

Hal ini terkuak saat tiga pilar yakni Polsek Medan Timur (Ditreskrimum Poldasu, Brimob dan Sabhara Poldasu), Koramil 01/MT dan kecamatan melakukan sosialisasi tentang PPKM Darurat ke sejumlah rumah makan

Sosialisasi, tiga pilar yang dipimpin oleh Kasubdit I AKBP Jistoni Naibaho, Danramil 01/MT Kapten Bina Sembiring dan Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin melakukan apel di Mako Polsek Medan Timur. “Tiga hari kedepan mulai tanggal 12 Juli 2021, kita melakukan sosialisasi PPKM Darurat ke lokasi warung, cafe dan restoran,” ucap Kapolsek.

Kita mengimbau dan menempel sebaran yang bertuliskan tentang tidak diberlakukan makan di tempat tetapi harus melayani take away (pembelian dibawa pulang),” ucapnya.

Belum ada tindakan, selama tiga hari sosialisasi. Kita menunggu perintah dari pimpinan terkait tindakan dan teguran,” sebut Arifin.

Dimana petugas  bergerak ke lokasi restoran siap saji di Jalan Simpang Sutomo Medan. Di lokasi itu, petugas menempelkan sebaran sosialisasi tentang PPKM darurat.

Sejak keluarnya surat edaran PPKM darurat, kita memberlakukan sistem take away,” sebut Manager On Duty KFC Simpang Sutomo, Andi Jaka.

 Pihaknya sangat mendukung pelaksanaan PPKM darurat. “Kami sangat mendukung PPKM darurat. Lebih baik menjaga seperti ini dan mudah-mudah tidak ada lagi virus Covid-19,” terangnya.

Selain itu juga petugas bergerak ke tempat puluhan rumah makan disepanjang Jalan Sutomo, Krakatau dan Bambu Medan Timur. Dimana sepanjang jalan ini memang banyak tempat rumah makan dan restoran.

Serta Penjual mie pansit, Lis Eng mengaku mendukung penuh aturan PPKM darurat. “Saya sangat mendukung, karena ini salah satu cara memutus penyebaran virus corona,” jelas dia.

Pengusaha mie sop kampung, Pak Haji juga mendukung peraturan PPKM Darurat. “Pasti lah kita mendukung, kita sudah beberapa hari melakukan take away,” ucapnya.

Dalam melakukan sosialisasi itu, petugas yang berjumlah 60an personil itu masih menemukan sejumlah warga yang makan di tempat. Lalu petugas mengimbau kepada  Pelaku usaha dan warga untuk tidak makan di tempat guna menghindari kerumunan. Tapi ada juga masyarakat yang membeli makanan cara dibungkus untuk dibawa pulang. upaya meningkatkan kesadaran dan ketaatan masyarakat dalam menekan penyebaran Covid-19. ” {Binsar Simatupang}