Menko Airlangga Ajak Jepang Kembangkan Sistem Smart City di Ibu Kota Nusantara


Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat menerima kunjungan Member of Board of Directors JOIN, Takuma Hatano di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (21/7). Ist

JAKARTA, TheIndonesiaTimes – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak Japan Overseas Infrastructure Investment Corporation for Transport and Urban Development (JOIN) untuk terlibat aktif dalam mendukung pengembangan smart city, sektor energi terbarukan, dan ekonomi digital di Indonesia.

Hal itu disampaikan Menko Perekonomian Airlangga saat menerima kunjungan Member of Board of Directors JOIN, Takuma Hatano di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (21/7/2022).

“Kami harap JOIN dapat berkontribusi dalam pengembangan sistem smart city di ibu kota baru kami di Kalimantan,” ungkap Airlangga melalui siaran pers, Kamis (21/7/2022).

Menko Airlangga menjelaskan Ibu kota baru Indonesia yang memiliki visi “Kota Dunia untuk Semua” akan menerapkan konsep kota pintar yang mengintegrasikan inovasi dalam pengembangan teknologi informasi, baik infrastruktur keras dan lunak serta sistem bangunan dan transportasi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Ibu Kota Nusantara, sergahnya kemudian, nantinya akan menjadi sebuah kota ideal yang dapat menjadi role model bagi pembangunan dan pengelolaan kota di Indonesia dan dunia, selain sebagai simbol identitas nasional, kota berkelanjutan di dunia, dan penggerak ekonomi Indonesia di masa depan.

Selain itu, Menko Airlangga juga mengatakan bahwa sumber daya energi berkelanjutan dan infrastruktur digital merupakan bagian integral dari pembangunan perkotaan modern dan kota pintar.

Sebagai informasi, JOIN merupakan perusahaan dana investasi infrastruktur yang disponsori oleh pemerintah swasta Jepang yang didirikan di Jepang pada Oktober 2014 dibawah Ministry of Land, Infrastructure, Transport and Tourism (MLIT).

Lebih lanjut, JOIN bertujuan untuk mendorong perusahaan Jepang untuk memanfaatkan pengetahuan, teknologi, dan pengalaman di bidang infrastruktur untuk berekspansi ke luar negeri.

Saat ini, JOIN mengoperasikan 7 proyek di Indonesia dengan nilai total sekitar JPY 28,6 miliar (USD 62,3 juta). Proyek tersebut diantaranya yaitu, jalan tol Brownfield di Jakarta dan Sulawesi Selatan, urban devt Plaza Indonesia di Jakarta, pembangunan perkotaan Mega Kuningan Jakarta.

Selain itu, proyek pengembangan perkotaan Sakura Garden City (Jakarta Tenggara Ibukota), pembangunan perkotaan Jakarta Garden City, gudang Cold Storage di Bekasi, dan pengembangan perkotaan Mixed-use BSD City di Banten. (EDO)