Munas III PERADI Menyatukan Sinergitas dan Soliditas Advokat Indonesia

JAKARTA, theindonesiatimes – Pembukaan Musyawarah Nasional III Perhimpunan Advokat Indonesia (Munas Peradi) berlangsung dalam suasana meriah dan penuh dengan penggunaan teknologi terkini (hi-tech). Pelaksaan Munas III dapat disaksikan langsung oleh masyarat melalui akun youtube https://bit.ly/2PwYBBQ dan akun instagram https://bit.ly/386FWD5.

Munas III Peradi yang bertemakan “Advokat di Era 4.0” dibuka secara resmi oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yassona H Laoly. Serta dihadiri oleh sejumlah undangan. Nampak ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Bambang Soesatyo, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Syahroni.

Hadir juga Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman, Ketua Ombudsman RI Amzulian Rifai, Wakil dari Mahkamah Agung, Kejaksaan Agung dan Kepolisian RI diantara lebih dari 1000 peserta Munas yang hadir dari 46 DPC Peradi Se-Indonesia.

Yasona H Laoly menyampaikan ia sangat mendukung rekonsiliasi dan bersatunya Peradi. Diberikan waktu hanya 3 bulan paling lama agar Peradi bersatu tegas Yasona.

Yasona juga menyampaikan tema advokat di era 4.0 amat tepat. Tugas yuris amat penting di era industri digital. Advokat saat ini hidup di era “Everything is digital” ujar Menkumham.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi Juniver Girsang dalam kata sambutannya menyampaikan seruan agar para advokat Peradi melek teknologi dan siap bersaing di era industri digital. “Peradi Suara Advokat Indonesia menyatakan kesiapannya sejalan dengan program e-litigasi yang diluncurkan Mahkamah Agung,” tegas Juniver.

Selain itu Juniver menyampaikan bahwa seruan untuk rekonsiliasi advokat sudah disampaikannya sejak terpilih menjadi Ketum Peradi di Munas II Makassar 2015 lalu. “Saya mengucap syukur karena mimpi adanya rekonsiliasi Peradi dalam waktu dekat dapat diwujudkan berkat peran Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan bersama Menkumham. “ujar Juniver.

Diakhir sambutannya, Juniver menegaskan kembali harapannya. “Saya amat berharap Peradi bersatu dan menjadi satu. Ia juga menyerukan agar semua advokat dan para Senior advokat mendukung Peradi yang solid demi kebesaran kehormatan dan kemuliaan profesi advokat saat ini dan masa depan.

Ketua DPC Peradi Purwokerto-SAI, Joko Susanto turut hadir dalam Munas III Peradi di Jakarta. (Foto: Ist)

Ketua Panitia Pelaksana Munas III Peradi Patricia Lestari menyampaikan bahwa dalam Munas III Peradi ini merupakan sebuah model terdepan yang menggunakan teknologi informasi dan internet of things. “Kita tidak lagi menggunakan kertas (paperless) dalam Munas kali ini,” ujar Patricia.

Patricia menambahkan Pemilihan Ketua Umum dalam Munas III Peradi dilakukan secara elektronik secara langsung, umum, bebas dan rahasia (one person one vote). “Pemilihan langsung ini adalah tradisi baru Peradi untuk menghindari kericuhan dan kekisruhan seperti pelaksaan Munas sebelumnya” tutup Patricia. (red)