Ratusan Warga Aksi Tuntut Serpong Natura City Development Bangun Fasum Fasos

TANGERANG, theindonesiatimes – Ratusan warga yang tergabung dalam Paguyuban Paguyuban Warga Serpong Natura City, yang terletak di kawasan Pengasinan, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Dikecewakan, pasalnya pihak pengembang perumahan yang mereka tempati ingkar janji.

Banyak fasilitas yang dijanjikan pihak pengembang tidak sesuai dengan janji-janji manis promosi saat awal memilih membeli perumahan tersebut, beberapa tahun silam. Bahkan di area lahan itu hanya ada baliho besar yang jadi saksi bisu janji palsu.

“Sebagai bentuk kekecewaan kepada pengembang seluruh warga yang tergabung dalam Paguyuban Warga Serpong Natura City berkumpul menggelar aksi long march menuju kantor pemasaran untuk sampaikan tuntutan kepada direksi PT Natura City Development,tbk, agar segera membangun Fasilitas Umum dan Fasilitas Sosial yang dijanjikan sejak 6 tahun yang lalu,” ujar Asep Jumarsa, SH,MH, CLA kepada awak media yang meliput, Jumat (24/7/2020).

Setelah beberapa kali wakil dari warga menanyakan ke pihak pengembang tetapi tetap saja hasilnya mengecewakan, terakhir Perwakilan Warga bertemu dengan Management, melalui Pak Cahyo yang selalu mengatakan pengembang belum berfokus kepada cost center seperti Sport Club, Pasar Ah poong.

Seluruh warga merasa pihak pengembang Perumahan yaitu PT. Natura City Development,Tbk yang selalu berlindung dibalik nama PT. Sentul City, Tbk diduga telah melakukan Pembohongan Publik Melalui Brosur Penawaran Perumahan dengan Janji Promosi Fasilitas Perumahan, Namun sejak tahun 2014 hingga saat ini belum satupun Fasilitas Umum dan Fasilitas Sosial sesuai Brosur tersebut yang dibangun untuk Kepentingan Seluruh warga Serpong Natura City.

“Sebagai contoh warga dijanjikan akan dibangun Modern Market yang Megah, namun kenyataannya yang dibangun hanya Fresh market yang sangat kecil, yang lebih layak disebut kios daging. Contoh lain Warga dalam Brosur dijanjikan akan dibangun Taman Kota yang luas namun janji itu diingkari dan sekarang lokasi Taman Kota yang luas tersebut berubah menjadi Cluster Baru, Cluster River Valley dan sebagai gantinya hanya dibangun Natura Park yang ukurannya sangat kecil di bawah saluran Sutet,” jelas Asep.

Tuntutan Warga

Warga Sudah terlalu lama menunggu pembangunan Fasilitas Umum yang dijanjikan tapi tak kunjung dibangun, dengan sengaja datang ke Kantor Pemasaran untuk menuntut direksi PT. Natura City Development,TBK agar:

1. Segera dibangun Sport Club Sesuai dengan Brosur Promosi Serpong Natura City

2. Segera dibangun Pasar Ah’Poong club yang tertera dalam Brosur Promosi

3. Segera dibangun modern market untuk memenuhi kebutuhan Warga sesuai Brosur Promosi.

4. Tempat Pembuangan Akhir Sampah di Perumahan Serpong Natura City ini juga harus segera dipindahkan, lokasinya yang berada di depan Cluster Fidelia dan Cluster Gardenia terkesan kumuh dan baunya sangat menyengat karena dekat dengan pemukiman warga.

Komplek perumahan ini juga perlu dibangun Water Treatment Plant Untuk memperbaiki kualitas Air PDAM yang jelek, selain itu warga juga sangat susah untuk mencari kebutuhan sehari-hari karena belum adanya minimarket yang berada diareal perumahan, warga juga menuntut PT. Natura City Development,TBK segera bekerjasama dengan pihak Alfamart dan/atau Indomaret untuk memenuhi kebutuhan warga sehari-hari.

“Selain itu, terpenting di perumahan ini belum ada Masjid atau paling tidak mushola agar warga Muslim tidak terlalu jauh untuk dapat beribadah, sebenernya sesuai planning lahan untuk masjid sudah ada tetapi tidak dibangun tempat Ibadahnya.” tegas Asep.

Lebih lanjut  PT. Natura City Development,Tbk dan PT. Serpong Natura Hijau Sentosa juga harus menurunkan Iuran pemeliharaan Lingkungan (IPL) karena pihak perumahan menetapkan IPL secara sepihak tanpa dimusyawarahkan dengan Warga.

Warga merasa iuran IPL sangat mahal dengan fasilitas yang sangat minim. Sebagai contoh untuk Rumah type 98/120 di Serpong Natura City dengan fasilitas yang sangat minim, IPL-nya Rp 461.000,- sedangkan di Foresta-BSD dengan fasilitas yang sangat lengkap dimana sport club ada 2 (dua) AEON Mall, Q-Big, Lulu Supermarket untuk type 90/140 warga hanya dikenakan IPL sebesar Rp. 350.000,- (Jay)