Sembilan Anggota Genk Motor “My Team Family” Resahkan Warga Ditangkap Polisi

Polisi memperlihatkan sajam yang digunakan para pelaku. [Dok Polri]

MEDAN, TheIndonesa ]Times – Sembilan ‘ Genk  Motor My Team Family  yang meresahkan dan terlibat dalam aksi penyerangan dan perampokan terhadap warga Kota Medan di dua lokasi terpisah yakni di Jalan Kongsi, Kecamatan Patumbak, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan lokasi  Auto 2000 Amplas, Kecamatan Amplas, Kota Medan, Provinsi Sumut akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Rabu  (24/11) petang tadi. –

Kesembilan tersangka tersebut masing-masing berinisial As alias A (17) dan TMT (16) dan FRP alias A (17) yang merupakan warga Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Provinsi Sumut. Tersangka BP (19) warga Jalan Marendal II, Kecamatan Patumbak, Kota Medan, Provinsi Sumut, MAP alias O (19) warga Dusun Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, Kota Medan, Provinsi Sumut, FA alias A (16), YS alias K (18) warga warga Kecamatan Percut Seituan, Kota Medan, Provinsi Sumut, RY (18) warga Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Provinsi Sumut dan PA (27) warga Jalan Sumber Bakti, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Provinsi Sumut.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol M Firdaus membernarkan dimana para tersangka telah melakukan penyerangan terhadap warga dan merampok sepedamotor korban di Jalan Kongsi, Kecamatan Patumbak, Kota Medan, Provinsi Sumut.

Aksi Mereka secara berkonvoi di Jalan Kongsi dengan menggeber-geber dan melakukan pengerusakan pintu garasi. Para tersangka ini juga melempari seng rumah korban,” kata Firdaus saat press release di Mako Polrestabes Medan.

Selain itu para tersangka juga melakukan aksi perampokan di Auto 2000 di Jalan SM Raja, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Provinsi Sumut. Di mana masih diterangkan Kasat Reskrim Polrestabes Medan.

Dan jelasnya lagi para tersangka melakukan penyetopan terhadap korban dengan mengacungkan celurit atau Sajam ke arah korban.Sehingga korban mengelak dan terjatuh, disaat terjatuh, para tersangka ini langsung mengambil sepedamotor NMax, 3 unit handphone dan juga uang Rp 1,2 juta,”

kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan.
Ia melanjutkan pihaknya yang mendapat informasi tersebut, Polsek Patumbak bersama dengan Satreskrim Polrestabes Medan melakukan pengejaran terhadap kawanan genk motor tersebut, dan dibekuk 9 orang tersangka itu.

Polisi juga turut mengamankan barang bukti 1 buah parang, 1 buah arit/clurit, 1 unit handphone, dan uang tunai Rp 840 ribu. Sedangkan dua unit sepedamotor warga lainnya masih dalam pencarian.Kesembilan pelaku genk motor ini dikenakan pasal berlapis yakni Pasal 365 KUHPidana, Pasal 170 Junto 406 KUHPidana, dan Pasal 2 Ayat 1 UU Darurat RI No. 12 Tahun 1951,”tutup Kompol Firdaus mengakhiri. (Binsar Simatupan )