Siswi SMP di Deli Serdang Diperkosa Ayah dan Abang Kandung

Siswi SMP di Deli Serdang Diperkosa Ayah dan Abang Kandung  

Tanjung Morawa Deli Serdang –The Indonesia Times

Sunggu tega dan biadab , Ayah dan Abang Kandung  perkosa  {DSN }alias Bunga  warga Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara masih pelajar SMP, akibat  Perbuatan biadab tersebut kedua pelaku sudah diamankan Polresta Deli Serdang guna pemeriksaan lebih lanjut. Jumat (8/1/2021).


Keterangan dari Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Yemi Mandagi SIK melalui Kasat Reskrim, Kompol Muhammad Firdaus SIK, mengatakan , membenarkan adanya penangkapan terhadap kedua pelaku yang ditangkap diamankan masing-masing pelaku  AM (55)  ayah kandung koeban dan MI (16). Abang kandung korban dimna Keduanya diamankan di tempat tinggal mereka,” ujar Kompol Muhammad Firdaus, Jumat (8/1/2021).


Firdaus mengatakan , terungkapnya kasus pencabulan ini dari pengakuan korban kepada teman dekat bernama RA. “Dia maksudnya Bunga (DSN) menceritakan kepada saksi bahwa dirinya telah disetubuhi oleh ayah dan abang.

Mendengar hal itu, RA teman bunga memberitahukan hal peristiwa itu kepada  ibu kandung korban, J,” ungkap mantan Kanit Ekonomi Polrestabes Medan ini.

Setelah itu, lanjut Firdaus menerangkan, ibu korban yang mengetahui hal dimaksud menayakan langsung kepada korban. “Saat ditanya oleh ibunya korban mengaku bahwa telah dicabuli oleh ayah dan abang,” sambung Firdaus.

Atas kejadian tersebut, sebut Firdaus ibu korban merasa keberatan lalu melaporkan ke Polresta Deli Serdang. “untuk  Menindaklanjuti laporannya korban bersama ibunya ,ke Unit PPA, dalam   penyelidikan dilapangan berhasil mengendus keberadaan kedua pelaku berada di rumah.

 Tanpa banyak membuang waktu dilakukan penangkapan. Selanjutnya diboyong ke Polresta Deli Serdang guna pemeriksaan lebih lanjutan,” sebut mantan Kanit Bunuh Culik (Buncil) Subdit III/Jatanras Polda Sumut ini.

Dari hasil pemeriksaan, kata Firdaus pelaku AM bersanggama terhadap korban dimana kejadiannya sejak tahun 2018 sampai 2020

 Saat ini, kasusnya masih didalami guna mengetahui motif para pelaku memperkosa,” pungkas Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2006 ini.{ Binsar Simatupang }