SUPANDI BISA MELANJUTKAN PERJUANGAN HATTA ALI

Gegap gempita sukses jabatan Ketua Mahkamah Agung makin menggema. Karena masa jabatan Ketua Mahkamah Agung, M Hatta Ali akan habis di bulan April 2020 mendatang. Muncul beragam analisis tentang siapa sosok Hakim Agung yang layak menggantikan Hatta Ali sebagai Ketua MA. Namun suara dukungan kepada Prof. Dr. Supandi, SH, M.Hum banyak datang dari berbagai pihak. Kalangan akademisi, politisi, praktisi sampai advokat, tak sedikit yang memberi dukungan dan support kepada Prof. Dr. Supandi, SH, M.Hum untuk menggantikan Hatta Ali di posisi tersebut.

Junaidi, SH, MH, wakil ketua umum DPP Kongres Advokat Indonesia (KAI) memberi pandangan tentang hal itu. “Regenerasi di Mahkamah Agung selama ini sudah berjalan baik, maka tradisi ini harus dilanjutkan oleh kalangan Hakim Agung,” ujarnya kepada The Indonesiatime, Rabu (25/03/2020) lalu. Menurut advokat senior itu, MA telah sukses melakukan peralihan dari Harifin A. Tumpa kepada Hatta Ali dengan baik. “Kali ini regenerasi itu layak diberikan kepada Hakim Agung yang memiliki karakter keilmuan yang kuat, dan berorientasi pada keadilan yang pro rakyat, dan oleh karena itu saya menilai Bapak Supandi layak menjadi Ketua Mahkamah Agung melanjutkan Pak Hatta Ali,” paparnya.

Menurut Junaidi, yang juga kuasa hukum artis Attalarik Shayh itu, kalangan advokat sangat mendukung sosok Supandi ini. “Kita sangat nyaman dengan masa kepemimpinan Hatta Ali selama di Mahkamah Agung, dan Pak Pandi layak melanjutkan apa yang sudah dirintis oleh Hatta Ali,” paparnya lagi. Dalam analisis Junaidi, di masa kepemimpinan Hatta Ali sebagai Ketua MA, tumpukan perkara bisa diatasi dengan baik. “Tidak ada lagi perkara yang datang berlama-lama sekarang, ini menunjukkan MA telah berbenah dengan baik,” tambahnya.

Selain itu, belakangan ini MA juga mendapat “public trust” dengan datangnya beberapa putusan yang sangat berpihak pada keadilan. “Ada dua putusan MA yang sangat diapresiasi rakyat, kebetulan dua putusan itu memang diputus oleh Pak Supandi sebagai ketua majelis hakimnya,” ujarnya. Pertama, katanya, putusan dengan penolakan kenaikan iuran BPJS. “Putusan itu sangat berkelas, menunjukkan kemampuan keilmuan yang tinggi dari Pak Supandi, dan itu yang diperlukan oleh rakyat dalam mendapat keadilan,” terangnya. Yang kedua, putusan terkait sengketa parpol terkait sengketa peralihan suara bagi calon anggota legislatif yang meninggal dunia. “Dengan mengembalikan skema bahwa keputusan calon anggota legislatif kepada partai politik, itu mengembalikan sistem demokrasi Indonesia agar kembali sehat,” tutur Junaidi yang juga politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

Selain itu, Supandi juga dinilainya mampu melanjutkan perjuangan yang telah dirintis Hatta Ali sebelumnya. “Di masa Pak Hatta Ali sebagai ketua MA, advokat sangat diayomi dan dilindungi hak-hak hukumnya, ini yang harus terus dijaga,” terangnya lagi.

Ditambah lagi, menurut Junaidi, sosok Supandi ini sangat bersahaja. “Beliau hakim yang dikenal sangat sederhana, dan berasal dari keluarga yang bersahaja, ini menjamin hukum bisa ditegakkan dengan benar,” imbuhnya. Oleh karena itu, Junaidi menilai sosok Supandi ini sangat layak untuk melanjutkan perjuangan Hatta Ali sebagai Ketua Mahkamah Agung. (Irw)