Taman Safari Indonesia Gelar Raker Bersama Pusat Studi Satwa Primata IPB

BOGOR, theindonesiatimes – Indonesia sejatinya memiliki ratusan spesies satwa primata yang dilindungi undang-undang, guna melestarikan yang semakin terancam kepunahan.

Dijelaskan Dr Jansen Manansang MSc selaku direktur Taman Safari Indonesia “Kami melakukan kerjasama dengan PSSP IPB, dalam rangka meningkatkan kemampuan serta kualitas para tenaga ahli kami menangani koleksi satwa di lingkungan TSI. Serta melakukan penelitian terkait pelestarian kehidupan para satwa tersebut,”  ujarnya.

Pada kesempatan rapat kerja tersebut juga turut dihadiri sejumlah ahli peneliti dari mancanegara diantaranya; Prof. Koudy Williams (USA) wakeforest university institute for generative medicine, Prof. Jann Hau (University Copenhagen Experimental Medicine Denmark), sebagai nara sumber memaparkan sejumlah hasil penelitian terbaru dalam pelestarian satwa di berbagai belahan dunia.

Dr Jansen Manansang MSc (direktur Taman Safari Indonesia)
Drh Huda S. Darusman, MSi, PhD (ketua Pusat Studi Satwa Primata IPB)
Prof. Koudy Williams (USA) wakeforest university institute for generative medicine
Prof. Jann Hau (university copenhagen experimental medicine Denmark)

Senada dengan hal tersebut Drh Huda S. Darusman, MSi, PhD (ketua Pusat Studi Satwa Primata IPB), mengatakan “Program kami senantiasa melakukan penelitian sebagai upaya melestarikan satwa primata yang ada di Indonesia, khususnya yang menjadi koleksi Taman Safari Indonesia yang berada di sejumlah wilayah,” jelasnya.

Diharapan dengan dilaksanakannya rapat kerja bersama tersebut dapat lebih meningkatkan wawasan serta  pemahaman dalam upaya melestarikan seluruh satwa primata yang ada di Indonesia dengan melibatkan seluruh instansi maupun tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmunya. (Wahyu/Jay)