Tuntut THR dan Gaji, Security dan Operator Truk Protes PT Pelindo I

Belawan, TheIndonesiaTimes – Puluhan buruh satuan keamanan atau security Belawan Internasional Container Terminal (BICT) dan Operator Truk PT. Kuda Inti Demo Pelindo I di Jl. Pelabuhan Raya Kelurahan Bagandeli, Kecamatan Medan Belawan melakukan aksi unjuk rasa, Jumat (7/5)

Dalam aksi Demo itu para pendemo menuntut perusahaan agar membayar THR secara penuh dan Gaji .

Pantauan dilapangan puluhan massa security dan para operator Truk mendatangi kantor BICT dengan menggunakan sepeda motor dan berjalan kaki berusaha menemui pihak perusahaan atau managemen BICT untuk meminta kejelasan mengenai pembayaran THR.

Menurut pengakuan para pendemo Security dan oprator Truk yang ikut dalam aksi tersebut mengungkapkan bahwa saat ini dirinya bersama puluhan pekerja lainnya hanya menerima Tunjangan hari raya (THR) yang dibayarkan perusahaan rekanan sebesar Rp1,5 juta. Mereka menyesalkan kebijakan perusahaan tersebut terkesan tak transparan.

THR kami baru dibayar 1,5 juta sebelumnya dijanjikan dibayar 2 juta, namun faktanya tidak sesuai.

Kami heran tiap mendekati idul Fitri pasti ada aja alasan seperti ini gak ada janji yang tepat,” ujarnya tak bersedia namanya ditulis kepada wartawan.

Lebih lanjut, kata dia, seharusnya perusahaan membayar THR sebesar 3,2 juta per orang, namun mereka hanya menerima 2,8 juta per orang itu pun baru separuhnya dibayar.

Kami sangat kecewa atas tindakan perusahaan, ini tidak adil dan sudah melanggar ketentuan undang-undang,” ucapnya.

Setelah aksi selama 1 jam lebih, lalu massa aksi tenaga kerja security diterima perwakilan pihak BICT yakni Manager Port Pasibility Security Officer (PPSO) Beni, Selaku menangani buruh tenaga kerja keamanan atau security areal Pelindo 1.

“Sabar ya, saya akan tindaklanjuti aspirasi kawan-kawan ke perusahaan rekanan BICT Pelindo 1 dalam hal ini PT Mas sebagai penyedia jasa pelayanan ketenagakerjaan bidang keamanan atau security,” jelasnya.

Sementara itu, Humas Belawan Internasional Container Terminal (BICT) Pelindo 1 Halimah saat dikonfirmasi mengenai prihal tersebut melalui aplikasi WhatsApp belum menjawab meski dihubungi pun tidak mengangkat. (Binsar Simatupang)