USU berduka mantan Rektor tiga Periode Wafat di usia 75

Universitas Sumatera Utara { USU} berduka , Mantan Rektor tiga Periode Wafat usia 75 Tahun

Medan- The Indonesia Times

Wafatnya mantan Rektor Universitas Sumatera Utara { USU} membuat Prof Dr Runtung Sitepu, SH, MHum, beserta seluruh pimpinan dan sivitas akademika USU menyampaikan ucapan dukacita dan kehilangan dalam atas berpulangnya Prof dr H Chairuddin Panusunan Lubis, DTM & H, Sp A (K), Kamis 17/9

Wafatnya Prof dr H Chairuddin Panusunan Lubis, DTM & H, Sp A (K), Rabu (16/9) pukul 07.45 WIB di RS Columbia Medan, bertepatan dengan peringatan Dies Natalis ke 68 Fakultas Kedokteran USU.Prof dr H Chairuddin Panusunan Lubis merupakan Rektor USU  selama 3 periode memimpin , yakni dari tahun 1994-1998, 1998-2002, diperpanjang 2005. Lalu periode USU PT-BHMN 2005-2010.

Hal itu disampaikan Rektor USU kepada para wartawan, tak lama setelah mendengar kabar dukacita tersebut. “Seluruh pimpinan dan keluarga besar USU sangat kehilangan atas wafatnya Prof Chairuddin P Lubis yang karya, dan ide serta  gagasannya, yang  baik selama beliau menjadi dosen maupun sebagai Rektor USU sangat luar biasa untuk kemajuan USU. 

Beberapa yang di antaranya sangat monumental adalah perjuangannya untuk menjadikan USU menjadi Perguruan Tinggi Badan Hukum Negara (USU PT BHMN) pada tahun 2003, pertama di luar Pulau Jawa, yang sejak 2014 berubah menjadi PTN BH, ”kata Prof Runtung.



Menurut Rektor, perjuangan Prof Chairuddin P Lubis yang juga patut dikenang saat memperoleh Kampus USU di Kwala Bekala seluas 300 ha, perjuangannya mendapatkan bantuan dari Pemerintah RI untuk pembangunan Rumah Sakit USU dan meletakkan Batu Pertama Pembangunan RS USU.

Dimasa kepemimpinannya, beliau juga menempatkan USU dalam jajaran 10 Besar PTN di Indonesia, dan banyak lagi karya beliau yang menjadi karya monumental untuk dikenang sepanjang sejarah USU. Bagi saya Prof Chairuddin P Lubis, selain pendahulu saya sebagai rektor USU, juga saya menganggapnya sebagai orang tua dan abang tempat untuk bertanya di kala ada masalah yang berfungsi dalam menjalankan tugas sebagai rektor, “katanya.

Rektor juga menambahkan, sifat Prof Chairuddin yang visioner, tegas, jujur, dan tiada hari tanpa kemajuan USU menjadi sumber inspirasi dan tauladan yang baik-baik saja.

“Selamat jalan Abang kami Prof Chairuddin. Semoga segala pengabdian dan izin dan tauladan yang Abang berikan diterima sebagai pahala oleh Allah SWT. Kami semua senantiasa mendoakan, semoga Allah SWT mengampuni dosa dan kealpaan yang pernah Abang lakukan, dan Abang mendapatkan tempat yang sebaik-baiknya di sisi Allah SWT, ”kata Prof Runtung dengan penuh kesedihan.

Prof dr H Chairuddin Panusunan Lubis, DTM & H, Sp A (K), lahir di Kuala Tungkal Jambi pada 18 Maret 1945. beliau meninggalkan seorang istri yakni Ir Hj Dewi Herawati dan tiga orang putera-puteri yaitu Dr Anggia Chairuddin Lubis, Dr Inke Nadia Diniyanti Lubis, M Ped dan Dr Anindita Lubis.Menurut kolega, Prof Chairuddin P Lubis sudah lama menderita sakit, terakhir menderita stroke dan komplikasi beberapa penyakit.

Prof dr H Chairuddin Panusunan Lubis meraih gelar dokternya pada tahun 1974 dari Fakultas Kedokteran USU, meraih gelar DTM & H Course pada tahun 1979 dari Faculty of Tropical Medicine, Mahidol University, Bangkok, Thailand dan meraih gelar dokter spesialis anak tahun 1980 dari Fakultas Kedokteran USU Medan. Sementara gelar Dokter Spesialis Anak Konsultan Sp A (K) Bidang penyakit Infeksi Tropik diraih pada tanggal 27 Maret 1987 dari Persatuan Ahli Dokter Anak Indonesia. Beliau pernah berada sebagai Ketua Umum Indonesia, Malaysia, Thailand – Jaringan Universitas Segitiga Pertumbuhan (IMT-GT UNINET) dan pembatasan anggota MPR RI Utusan Pemerintah Daerah Sumatera Utara pada 20 Juni 2020, namun mengundurkan diri 4 hari setelah dilantik.{ Binsar Simatupang}