The Indonesia Times - Perombakan Kabinet Merah Putih pada 1 Oktober 2026 tidak hanya mengubah komposisi menteri. Sejumlah posisi yang berada di pusat pengambilan keputusan pemerintahan ikut bergeser, mulai dari tiga kursi menteri koordinator, Menteri Luar Negeri, pucuk pimpinan Polri, hingga Kepala Staf Kepresidenan.
Presiden Prabowo Subianto melantik 18 pejabat dalam rangkaian pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Pergeseran tersebut mencakup kementerian, lembaga pemerintah, Ombudsman, serta jabatan Kapolri dan Wakapolri.
Baca juga: Rp401 Miliar dan “Salam dari Istana”, Ini Klaim Gus Lilur soal Muktamar NU
Perubahan paling menonjol terjadi di level menteri koordinator. Bahlil Lahadalia kini dipercaya sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Sugiono bergeser dari Menteri Luar Negeri menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, sedangkan Dudung Abdurachman masuk ke jajaran Menko sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.
Perubahan tersebut sekaligus menggeser posisi Menteri Luar Negeri. Kursi yang sebelumnya ditempati Sugiono kini diisi diplomat Arrmanatha Christiawan Nasir. Sementara Muhammad Sarmuji dilantik sebagai Menteri Perindustrian.
Di sektor keamanan, pergantian berlangsung hingga pucuk Polri. Komjen Pol Suyudi Ario Seto dilantik sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Setelah pelantikan, pangkat Suyudi dinaikkan satu tingkat menjadi Jenderal Polisi.
Suyudi sebelumnya menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional sejak Agustus 2025. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1994. Bersamaan dengan itu, Komjen Pol Wahyu Hadiningrat dilantik sebagai Wakapolri.
Pergantian di tubuh Polri kemudian berlanjut ke lingkungan Istana. Listyo Sigit Prabowo yang sebelumnya memimpin Polri dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Pergeseran ini membuat satu rangkaian jabatan strategis berubah dalam waktu yang sama.
Dudung Abdurachman yang sebelumnya berada di lingkungan TNI juga mendapat posisi baru sebagai Menko Polkam. Sementara Dedi Prasetyo, yang sebelumnya menjabat Wakapolri, dilantik sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.
Selain pergantian di kabinet dan Polri, Prabowo mengisi sejumlah posisi pada lembaga lain. Ariyanto Wibowo dilantik sebagai Wakil Kepala BPKP dan Muhammad Fadil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.
Di Ombudsman, Nuzran Joher dilantik sebagai Ketua Ombudsman RI dan Radian Syam sebagai anggota. Keduanya mengucapkan sumpah jabatan untuk sisa masa jabatan 2026–2031.
Untuk jajaran wakil menteri, Prabowo melantik Drajad Hari Wibowo sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan, Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian, serta Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.
Dengan demikian, reshuffle 1 Oktober 2026 membentuk rangkaian pergeseran lintas sektor. Bukan hanya kursi menteri yang berubah, tetapi juga hubungan antara pusat koordinasi pemerintahan, Istana, aparat keamanan, dan sejumlah lembaga negara.
Daftar 18 pejabat yang dilantik:
Bahlil Lahadalia – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi
Sugiono – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
Dudung Abdurachman – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan
Baca juga: Gibran Hadiri Reshuffle Kabinet, Suahasil Nazara Gantikan Purbaya sebagai Menkeu
Arrmanatha Christiawan Nasir – Menteri Luar Negeri
Muhammad Sarmuji – Menteri Perindustrian
Drajad Hari Wibowo – Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
Nurkholisoh Ibnu Aman – Wakil Menteri Keuangan
Luky Alfirman – Wakil Menteri Keuangan
Muhammad Saleh Mustafa – Wakil Menteri Pertanian
Irwan Meilano – Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan
Listyo Sigit Prabowo – Kepala Staf Kepresidenan
Baca juga: Pembakaran Santri di Lombok Tengah, DPR Minta Semua Pihak Terlibat Diusut
Dedi Prasetyo – Kepala Badan Reforma Agraria Nasional
Ariyanto Wibowo – Wakil Kepala BPKP
Muhammad Fadil Imran – Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa
Nuzran Joher – Ketua Ombudsman RI
Radian Syam – Anggota Ombudsman RI
Jenderal Pol Suyudi Ario Seto – Kapolri
Komjen Pol Wahyu Hadiningrat – Wakapolri.
Editor : Rico