TheIndonesiaTimes.com - Keterampilan meracik minuman kopi menjadi bekal baru bagi 44 warga binaan Bengkel Sehat Mandiri Surabaya. Melalui program M-CONNECT, Midtown Hotels Indonesia menggelar pelatihan praktis yang diharapkan dapat membuka peluang aktivitas produktif hingga usaha mandiri.
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Manyar Kartika VII, Menur Pumpungan, Surabaya, pada Kamis (8/10/2026) itu merupakan bagian dari upaya mendukung pemberdayaan warga binaan menjelang peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia pada 10 Oktober.
Program tersebut melibatkan sejumlah unit bisnis Midtown Hotels Indonesia di Surabaya bersama Bengkel Sehat Mandiri yang berada di bawah naungan Dinas Kesehatan Kota Surabaya. Kolaborasi ini menggabungkan pengalaman praktis industri perhotelan dengan kebutuhan pengembangan keterampilan masyarakat binaan.
Dalam pelatihan, peserta diperkenalkan pada teknik meracik aneka minuman berbahan dasar kopi tanpa menggunakan mesin khusus. Mereka memanfaatkan bahan sederhana, seperti kopi instan, susu, gula cair, dan sirup, yang relatif mudah ditemukan untuk praktik di rumah.
Pendampingan diberikan oleh staf Midtown Hotel Surabaya, Midtown Residence Surabaya, Crown Prince Hotel Surabaya, dan Verwood Hotel & Serviced Residence Surabaya. Sementara itu, Blackbean mendukung kegiatan dengan menyediakan sirup aneka rasa untuk kebutuhan praktik.
Peserta tidak sekadar menyaksikan demonstrasi. Mereka turut mencampur bahan, mengatur takaran, dan menyelesaikan racikan minuman dengan bimbingan langsung dari tim perhotelan. Pendekatan praktik tersebut diharapkan membantu peserta memahami proses pembuatan minuman yang dapat diulang secara mandiri.
Corporate General Manager Midtown Hotels Indonesia, Donny Manuarva, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah awal dari upaya pendampingan yang diharapkan berlanjut.
Menurut Donny, keterampilan meracik kopi dapat menjadi salah satu pilihan bagi warga binaan untuk mengembangkan kegiatan produktif. Karena itu, perusahaan berencana menyiapkan program lanjutan agar peserta memperoleh bekal yang lebih memadai.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti hari ini. Materi yang diberikan baru menjadi bekal awal. Kami akan menyiapkan program lanjutan agar peserta lebih siap dan mandiri secara finansial melalui usaha kopi,” ujar Donny.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unit hotel yang terlibat dalam kegiatan, khususnya para staf yang mendampingi peserta selama proses pembelajaran.
Dari pihak pemerintah daerah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Atik Tri Arini, berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.
Atik menilai kolaborasi antara fasilitas binaan pemerintah dan sektor usaha perlu terus dijaga agar kegiatan pemberdayaan dapat menjangkau lebih banyak kebutuhan peserta.
“Semoga kegiatan ini menjadi bekal untuk lebih produktif dan mandiri. Kami berharap kolaborasi bersama Midtown Hotels Indonesia terus terjalin dan berlanjut melalui kegiatan-kegiatan berikutnya,” kata Atik.
Manfaat pelatihan juga dirasakan langsung oleh peserta. Alfian, salah satu warga binaan, mengaku gembira karena bisa membuat es kopi sendiri dan memilih rasa yang disukainya.
“Saya senang bisa membuat es kopi. Rasanya enak, sirupnya manis, saya suka rasa vanila,” ujar Alfian sambil menikmati minuman hasil racikannya.
Pelatihan meracik kopi menambah ragam kegiatan pengembangan keterampilan yang telah disediakan Bengkel Sehat Mandiri. Sebelumnya, warga binaan juga dapat mengikuti workshop menjahit, membatik, sablon, dan memasak.
Dengan bertambahnya pilihan pelatihan, peserta memiliki kesempatan untuk mempelajari keterampilan yang sesuai dengan ketertarikan masing-masing. Kemampuan meracik minuman, misalnya, dapat dikembangkan menjadi layanan minuman sederhana atau usaha kopi rumahan apabila didukung latihan dan pendampingan yang memadai.
Melalui M-CONNECT, Midtown Hotels Indonesia berupaya memperluas kontribusi sosial perusahaan melalui kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kemampuan peserta. Pendekatan ini menempatkan keterampilan praktis sebagai salah satu modal untuk membangun produktivitas dan kemandirian.
Midtown Hotels Indonesia berharap kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Surabaya dapat berlanjut melalui berbagai kegiatan pemberdayaan. Dengan pendampingan yang konsisten, pelatihan diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman baru, tetapi juga membantu warga binaan mengembangkan kemampuan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Editor : Rico