SMBC Indonesia Perkuat Literasi Keuangan dan Permodalan pada 2026

Reporter : Rico
SMBC Indonesia memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

The Indonesia Times - SMBC Indonesia memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat sepanjang Semester I-2026 melalui program Daya, di tengah upaya perseroan menjaga struktur pendanaan dan permodalan untuk mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, kegiatan literasi keuangan melalui program Daya telah menjangkau 4.830 peserta melalui berbagai seminar dan 18 sesi konsultasi individual. Edukasi tersebut menyasar guru SMK, komunitas perempuan, hingga karyawan korporasi.

Baca juga: Rumah Sahabat Jadi Bukti Edukasi Keuangan Bisa Dikemas Seru dan Kekinian

Materi yang diberikan meliputi pengelolaan keuangan pribadi, perencanaan dana pensiun, serta pemahaman mengenai risiko pinjaman online dan utang konsumtif. Program tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat meningkatkan kemampuan dalam mengelola keuangan dan mengambil keputusan finansial.

Program Daya juga mengembangkan kurikulum literasi keuangan bertajuk “Masa Depan Lebih Bermakna melalui Kesiapan Finansial” bagi siswa SMK. Setelah pelaksanaan training of trainers (TOT) terhadap enam guru dari dua sekolah, kurikulum tersebut akan mulai diterapkan kepada sekitar 1.000 siswa kelas X pada Agustus 2026.

Selain memberikan edukasi kepada siswa, Daya menyediakan pendampingan keuangan individual bagi para guru untuk mendukung pengelolaan keuangan pribadi dan perencanaan jangka panjang.

Baca juga: Bank Jakarta dan OJK Perkuat Literasi Keuangan Lewat Program KEJAR

Perluasan edukasi juga dilakukan melalui platform digital Daya.id. Hingga akhir Juni 2026, platform tersebut mencatat 451.558 pengunjung, meningkat dari 173.177 pengunjung pada periode yang sama tahun sebelumnya. Daya.id juga telah memiliki lebih dari 238.000 pengguna terdaftar dengan lebih dari 5.000 konten edukatif.

Di sisi bisnis, SMBC Indonesia terus memperkuat struktur pendanaan melalui peningkatan Current Account Savings Account (CASA). Penguatan dana murah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga pendanaan tetap sehat dan efisien.

“Penguatan CASA merupakan bagian penting dari upaya kami untuk membangun struktur pendanaan yang semakin sehat dan efisien. Dengan likuiditas yang tetap kuat, kami memiliki fleksibilitas yang lebih besar untuk mendukung kebutuhan nasabah sekaligus memperkuat kapasitas Perseroan dalam mengembangkan bisnis secara berkelanjutan,” kata Henoch, Rabu (12/8/2026).

Baca juga: PNM dan OJK Kerja Sama Mengedukasi Literasi Keuangan Syariah Nasabah Mekaar

Kondisi pendanaan tersebut turut didukung permodalan yang solid. Per 30 Juni 2026, rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) SMBC Indonesia berada di level 30,7%.

Penguatan pendanaan, permodalan, serta program literasi keuangan menjadi bagian dari upaya SMBC Indonesia menjaga pertumbuhan bisnis sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap edukasi dan layanan keuangan.

Editor : Rico

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru