TheIndonesiaTimes - Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Direktorat Penyedia dan Penyaluran Wilayah II menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penjamah Pangan secara serentak di 12 kabupaten/kota pada 11–12 Oktober 2025.
Kegiatan yang diikuti sekitar 10.000 peserta ini bertujuan memperkuat kompetensi tenaga pelaksana gizi di daerah, sekaligus memastikan penyediaan pangan yang aman dan higienis sesuai standar nasional.
Baca juga: Kasus Keracunan MBG Capai 50.059 Orang, Pemerintah Didesak Evaluasi Total
Direktur Penyedia dan Penyaluran Wilayah II BGN, Dr. Nurjaeni, Ph.D., mengatakan penjamah pangan memegang peran penting dalam menjamin mutu pelayanan gizi.
Baca juga: HUT ke-81 RI Jadi Momentum Perkuat Kedaulatan dan Kesejahteraan Rakyat
“Keamanan pangan dimulai dari tangan-tangan penjamah yang kompeten. Melalui Bimtek ini, BGN memastikan seluruh pelaksana memahami prinsip higienitas, sanitasi, dan pengendalian risiko pangan,” ujar Dr. Nurjaeni, dalam keterangannya, Senin (13/10/2025).
Adapun kegiatan digelar di Kabupaten Bandung Barat, Garut, Banyumas, Purworejo, Bojonegoro, Ngawi, Pandeglang, Serang, Kulon Progo, Sleman, serta Kota Jakarta Timur dan Jakarta Utara. Peserta juga diperkenalkan dengan Learning Management System (LMS) Penjamah Pangan untuk mendukung pembelajaran berkelanjutan.
Baca juga: 112 Juta Warga Kekurangan Gizi, Program MBG Jadi Sorotan DPR
Dengan pelatihan ini, BGN menargetkan terbentuknya budaya kerja higienis di seluruh lini pelayanan gizi dan menekan risiko Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan pangan di masyarakat.
Editor : Rico