The Indonesia Times -Kerinduan penggemar musik rock klasik akhirnya terbayar lunas. Musisi legendaris asal Kanada, Bryan Adams, sukses menghadirkan malam penuh nostalgia lewat tur konser “Roll With The Punches” di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, Selasa (3/2/2026) malam.
Ribuan penonton dari lintas generasi larut dalam deretan lagu hits era 80–90-an yang masih terasa relevan hingga kini. Meski telah berusia 67 tahun, Adams membuktikan kualitas vokalnya tetap prima dan stabil, terutama saat membawakan lagu-lagu ikonis seperti Please Forgive Me, Heaven, hingga (Everything I Do) I Do It for You.
Konser dibuka dengan suasana intim ketika Adams tampil di panggung kecil di tengah penonton, menyanyikan Can’t Stop This Thing We Started dan Straight From the Heart hanya dengan gitar akustik dan harmonika. Momen ini menghadirkan kedekatan emosional yang jarang ditemui di konser berskala besar.
Energi kemudian meningkat saat Adams berpindah ke panggung utama bersama band pengiringnya. Ia pun menyapa penonton dengan hangat.
“Senang bisa kembali lagi ke sini setelah beberapa tahun,” ujar Bryan Adams, disambut tepuk tangan meriah.
Candaan soal kemacetan dan panasnya Jakarta turut mencairkan suasana.
“Saya butuh mobil terbang dan pendingin udara di sini,” kelakarnya, mengundang tawa penonton.
Puncak emosi terjadi saat ribuan penonton bernyanyi bersama di lagu Heaven, disusul momen lampu ponsel menyala saat Shine a Light.
Konser ditutup sederhana namun berkesan lewat All for Love versi solo akustik.
Malam itu, Jakarta tak sekadar menjadi lokasi konser, tetapi ruang nostalgia—tempat Bryan Adams dan para penggemarnya merayakan musik yang terus hidup lintas generasi.