TheIndonesiaTimes - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau langsung pembangunan Jembatan Bailey di Sungai Garoga serta Posko Kesehatan Kodam I/Bukit Barisan di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Kunjungan ini menegaskan perhatian pemerintah pusat terhadap percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana.
Presiden tiba di lokasi Sungai Garoga didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Di lokasi tersebut, Presiden meninjau progres pembangunan Jembatan Bailey sepanjang 44 meter yang menjadi penghubung utama antarwilayah setelah jembatan lama rusak akibat bencana.
Jembatan darurat tersebut dibangun oleh Batalyon Zeni Tempur 1/DD Kodam I/Bukit Barisan bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum.
Jembatan Bailey ini dirancang mampu menahan beban hingga 25 ton dan difungsikan untuk memulihkan mobilitas warga serta memperlancar distribusi logistik dan bantuan.
Usai meninjau infrastruktur, Presiden Prabowo melanjutkan agenda dengan mengunjungi Posko Kesehatan Kodam I/Bukit Barisan di Desa Batu Hula. Di posko tersebut, Presiden berdialog dengan tenaga kesehatan dan memastikan layanan medis bagi masyarakat terdampak bencana berjalan secara optimal.
Kapten CKM drg. Alfian dari Kesdam I/Bukit Barisan menyampaikan bahwa tim kesehatan telah bertugas sejak awal bencana dan telah melayani lebih dari 2.300 pasien. "Kasus terbanyak yang ditangani meliputi infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan infeksi kulit," ujarnya, Sabtu (3/1/2026).
Kunjungan Presiden ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada perbaikan infrastruktur, tetapi juga pada pemenuhan layanan dasar masyarakat, termasuk kesehatan. Pemerintah mendorong sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan tenaga medis agar rehabilitasi di Tapanuli Selatan dapat berjalan cepat dan berkelanjutan.