Erupsi Gunung Semeru

Gunung Semeru Meletus, Ahli Gunung Api: Aktivitas Semeru Diperkirakan Segera Mereda

Reporter : Rico
Pakar Gunung Api, Surono, menilai erupsi Gunung Semeru kali ini tidak akan berlangsung lama. Foto BNPB

TheIndonesiaTimes - Gunung Semeru kembali erupsi pada Rabu (19/11/2025) dan memaksa ribuan warga di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mengungsi ke lokasi-lokasi yang dianggap aman. Warga terdampak terutama berasal dari Kecamatan Pronojiwo, wilayah yang paling dekat dengan jalur awan panas guguran (APG) dan lontaran material vulkanik.

Sehari setelah erupsi, Kamis (20/11/2025), status Gunung Semeru masih berada pada level IV atau Awas. Meski aktivitas APG telah berhenti sejak Rabu pukul 19.56 WIB dan getaran banjir tidak lagi terekam, pemerintah tetap mempertahankan status kewaspadaan tertinggi untuk memastikan keamanan masyarakat.

Baca juga: Khofifah Blusukan ke Pasar Plaosan "Surganya Sayur" Ini Jadi Jantung Ekonomi Madiun Raya!

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan bahwa penetapan status Awas Gunung Semeru dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan. Ia memastikan seluruh kebutuhan dasar para pengungsi telah ditangani. “Memang sudah berakhir, tapi statusnya masih Awas. Jadi kita tetap menyiapkan penanganan dan memastikan warga dalam kondisi aman,” ujarnya saat meninjau pengungsian di SDN 04 Supiturang, Lumajang.

Baca juga: Sutikno Laporkan Khofifah Indar Parawansa ke KPK

Pakar Gunung Api, Surono, menilai erupsi Gunung Semeru kali ini tidak akan berlangsung lama. Menurutnya, pola aktivitas Semeru berbeda dari gunung api lain yang dapat meletus selama berhari-hari. “Kalau erupsi itu saya kira tidak akan lama, tidak akan sampai berhari-hari,” jelasnya.

Meski prediksi menunjukkan erupsi tidak berkepanjangan, otoritas kebencanaan tetap mengimbau warga untuk bertahan di lokasi pengungsian sampai situasi dinyatakan benar-benar aman oleh pihak berwenang.

Editor : Rico

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru