OTT KPK

Ardito Wijaya Terjaring OTT, KPK Amankan Lima Orang Sekaligus

Reporter : Rico
Dengan ditangkapnya Bupati Lampung Tengah, KPK menambah daftar panjang kepala daerah dan pejabat publik yang diamankan sepanjang tahun 2025.

TheIndonesiaTimes - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dan mengamankan lima orang di Lampung, termasuk Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya. Penangkapan itu dibenarkan langsung oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, pada Rabu malam.

“Tim mengamankan sejumlah lima orang di wilayah Lampung untuk kemudian dibawa ke Jakarta,” ujar Budi kepada para jurnalis. Ia memastikan bahwa salah satu dari pihak yang diamankan adalah Ardito Wijaya.

Konfirmasi serupa disampaikan Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto. Ia menyebut Ardito ditangkap dalam rangkaian operasi yang digelar pada hari yang sama. “Benar, Bupati Lampung Tengah diamankan,” kata Fitroh, Kamis (11/12/2025).

Sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK kini memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum Ardito maupun pihak-pihak lain yang turut diamankan.

OTT ini menjadi yang kedelapan sepanjang tahun 2025. KPK tercatat melakukan rangkaian OTT sejak awal tahun, dimulai dari penangkapan anggota DPRD serta pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, pada Maret 2025.

Berlanjut pada Juni, KPK menangkap sejumlah pejabat terkait dugaan suap proyek pembangunan jalan di Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara dan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Sumut.

Pada 7–8 Agustus 2025, KPK menggelar OTT di tiga daerah sekaligus—Jakarta, Kendari, dan Makassar—terkait dugaan korupsi proyek pembangunan rumah sakit umum daerah di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.

Operasi keempat digelar pada 13 Agustus 2025 di Jakarta, menyangkut dugaan suap kerja sama pengelolaan kawasan hutan. Seminggu kemudian, pada 20 Agustus, KPK kembali melakukan OTT dalam kasus dugaan pemerasan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan yang menyeret Wakil Menteri saat itu, Immanuel Ebenezer Gerungan.

OTT berikutnya berlangsung pada 3 November 2025 dengan menangkap Gubernur Riau Abdul Wahid dalam kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau tahun anggaran 2025.

Sementara itu, OTT ketujuh pada 7 November 2025 menyasar Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, yang diduga terlibat suap pengurusan jabatan serta proyek pekerjaan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Harjono Ponorogo.

Dengan ditangkapnya Bupati Lampung Tengah, KPK menambah daftar panjang kepala daerah dan pejabat publik yang diamankan sepanjang tahun 2025. Lembaga antirasuah itu belum merinci lebih jauh konstruksi perkara dalam OTT terbaru tersebut.

Editor : Rico

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru