The Indonesia Times - Pemerintah mulai menyoroti peningkatan kualitas layanan sebagai kunci sukses penyelenggaraan puncak ibadah haji 2026 yang berlangsung lancar dan aman. Selain kelancaran ibadah, aspek pelayanan jemaah menjadi perhatian utama untuk pembenahan ke depan.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, menyatakan bahwa keberhasilan tahun ini tidak lepas dari perbaikan sistem layanan, mulai dari transportasi hingga konsumsi jemaah di Tanah Suci. Ia menilai respons positif dari jemaah menjadi indikator penting keberhasilan tersebut.
Baca juga: Jannah Firdaus Rayakan 23 Tahun, Gelar Manasik Bersama 1.000 Jemaah
“Banyak jemaah merasa puas, terutama dengan layanan bus dan makanan khas Indonesia yang membantu kenyamanan selama ibadah,” ujarnya usai prosesi jumrah, Jumat (29/5/2026) dini hari waktu setempat.
Baca juga: Pesawat Flydubai Nyaris Dibajak, 174 Penumpang Selamat Setelah Pilot Diserang
Menurutnya, capaian ini akan menjadi fondasi dalam penguatan tata kelola haji melalui Kementerian Haji dan Umrah yang tengah disiapkan. Pemerintah berencana menghadirkan standar baru yang lebih profesional dan terintegrasi guna meningkatkan kualitas layanan di masa mendatang.
Baca juga: Arab Saudi Waspada Serangan Houthi, Mekkah dan Jeddah Masuk Peringatan Darurat
Selain itu, ia juga berharap keberhasilan penyelenggaraan haji tahun ini berdampak pada peningkatan kualitas spiritual jemaah serta membawa keberkahan bagi Indonesia.
Dengan evaluasi berbasis pengalaman lapangan, pemerintah optimistis penyelenggaraan haji ke depan akan semakin efisien, nyaman, dan berorientasi pada kebutuhan jemaah.
Editor : Rico