TheIndonesiaTimes - Sistem pangan yang berkelanjutan menjadi perhatian bersama mengingat tantangan global terkait ekonomi dan pangan ke depan semakin berat. Berkaitan dengan itu, Laboratorium Transformasi Sistem Pangan mengadakan diseminasi publik bersama media dengan tajuk Pengembangan Prototip Pangan Lokal yang digelar di Hotel Oak Jakarta, Rabu (24/7/2024).
Baca juga: 350 Pelajar dari 38 Provinsi Kunjungi DPD RI, Siap Menuju Indonesia Emas 2045
Pada acara tersebut, Khaerul Anam selaku Kepala Laboratorium Transformasi Sistem Pangan memaparkan tiga prototip atau purwarupa sistem pangan lokal untuk mencapai kemandirian pangan yang merupakan hasil dari dialog multipihak yang diselenggarakan selama 6 bulan oleh Laboratorium Transformasi Sistem Pangan.
Baca juga: Bocorocco Entrepreneur Siap Cetak 1 Juta Wirausaha Menuju Indonesia Emas 2045
“Prototip merupakan langkah awal untuk melakukan transformasi sistem pangan ke arah yang lebih sehat, berkelanjutan, inklusif dan tangguh,”ujar Khaerul Anam.
Adapun tiga prorotip yang dimaksud, di antaranya:
- Sistem pangan yang mempromosikan pangan akuatik di sekolah. Prototip ini dirancang untuk meningkatkan konsumsi ikan di kalangan masyarakat.
- Sistem pangan yang mempromosikan pangan lokal. Prototip ini bertujuan untuk memanfaatkan keanekaragaman hayati pangan lokal yang melimpah.
- Sistem pangan yang memproduksi kerja sama antara konsumen dan produsen. Prototip ini bertujuan untuk memberikan manfaat berkelanjutan kepada kedua belah pihak.
“Pekerjaan rumah bersama selanjutnya adalah menerapkan skala ketiga prototip ini bertambah besar dan bisa direplikasi di berbagai daerah,” demikian Khaerul Anam.
Editor : cah