TheIndonesiaTimes - Sejumlah pedagang di Pasar Induk Tanah Tinggi geram dan melakukan aksi lempar sayuran ke jalan. Hal ini disebabkan tumpukan sampah di pasar yang menyebabkan aroma tidak sedap menyengat kuat.
Baca juga: Ini 5 Faktor Penentu Lokasi Usaha yang Menguntungkan dan Berkelanjutan
Diketahui, sampah tersebut menumpuk karena sudah sepekan tidak diangkut. Aksi lempar sayuran ini beredar dari sebuah video di media sosial, pada Jumat (9/8/2024).
Dalam video tampak para pedagang melakukan aksi membuang sayuran ke jalan di area pasar. Video tersebut terbesar dan viral di media sosial.
Jamal salah satu pedagang mengatakan aksi lempar sayuran terjadi pada, Rabu 7 Agustus 2024. Para pedagang melakukan itu sebagai bentuk protes kepada pengelola.
Sampah yang sudah sepekan tak kunjung diangkut oleh pihak pengelola pasar menimbulkan bau tak sedap hingga membuat para pembeli dan pedagang merasa tidak nyaman.
Baca juga: Interpol Buru Mafia Sertifikat Tanah, Jimmy Lie Ditangkap di Malaysia
"Iya bener, kami membuat aksi protes sudah sepekan sampah tidak diangkut, ditambah bau yang menyengat, banyak pembeli protes dan tidak jadi beli," ujar Jamal.
Ia pun meminta agar pengelola pasar induk tanah tinggi betul-betul serius melakukan pengelolaan sampah, sehingga tidak meresahkan pedagang, pembeli juga warga sekitar lingkungan pasar induk tanah tinggi.
“Kami hanya minta jangan sampai merugikan para pedagang sekitar. Kalau sudah meresahkan salah satunya bau itu," ujarnya kesal.
Baca juga: Lisa BLACKPINK Syuting di Tangerang, Bendungan Pintu 10 Curi Perhatian Dunia
Jamal, menambahkan semenjak video tersebut viral, pihak pengelola Pasar Induk Tanah Tinggi sudah mulai mengangkut sampah yang menumpuk di lokasi.
“Ini memang sudah beberapa hari diusahakan tapi saya harap secepatnya. Kita bukannya membiarkan kadang-kadang ada saja masalah seperti ini. Alhamdulillah sampah sudah mulai diangkut sama pihak pengelola," tandasnya.
Editor : cah