The Indonesia Times - Dewan Komisaris PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Belawan dan PT Belawan New Container Terminal (BNCT) pada pekan keempat Januari 2026. Kunjungan ini diklaim untuk menyelaraskan strategi dan mengevaluasi kinerja operasional di Regional 1, di tengah sorotan publik terhadap persoalan infrastruktur pelabuhan.
Agenda diawali rapat koordinasi manajemen yang dihadiri jajaran Dewan Komisaris, pimpinan regional, serta direksi anak usaha Pelindo klaster Belawan. Dalam pertemuan tersebut, Dewan Komisaris menyoroti kinerja operasional, tantangan lapangan, serta konsistensi penerapan kebijakan holding hingga tingkat terminal.
Baca juga: Pengurusan Paspor Lebih Fleksibel, Imigrasi Belawan Hadirkan Pasporia
Corporate Secretary BNCT, Rizki Affandi Nasution, menyatakan kunjungan ini menjadi sarana pengawasan langsung terhadap implementasi strategi perusahaan. “Kunjungan ini memastikan arah strategis Pelindo benar-benar diterjemahkan dalam operasional harian, sekaligus memperkuat akuntabilitas di seluruh entitas, termasuk BNCT,” ujar Rizki, Jumat (30/1/2026).
Usai rapat, Dewan Komisaris meninjau langsung fasilitas terminal BNCT untuk melihat kesiapan infrastruktur, kelancaran operasional, serta penerapan standar keselamatan kerja. Peninjauan ini dilakukan bertepatan dengan peringatan Bulan K3 Nasional 2026.
Baca juga: 3 ABK Tewas di Kapal Ikan KM Pulau Samosir, Begini Kronologinya
Namun di saat yang sama, kritik dari masyarakat sipil kembali mengemuka. PP HIMMAH menyoroti kerusakan parah akses jalan menuju Pelabuhan Belawan dan menilai Pelindo kurang menunjukkan empati sosial terhadap dampak operasional pelabuhan bagi warga sekitar.
Kunjungan ini menjadi ujian bagi Pelindo, apakah penguatan tata kelola dan strategi benar-benar menyentuh persoalan mendasar di lapangan, atau sekadar berhenti pada evaluasi internal.
Baca juga: Kapal Nelayan Terbakar di Belawan, Seluruh ABK Berhasil Dievakuasi
(Binsar Simatupang)
Editor : Rico