The Indonesia Times - Bareskrim Polri terus memburu Rendy Hermawan, buronan kasus narkotika yang disebut sebagai tangan kanan bandar Andre Fernando alias “The Doctor”. Rendy kini masuk daftar pencarian orang (DPO) dan terdeteksi berada di Malaysia.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso menegaskan, Rendy bukan sekadar pelaku lapangan, melainkan penggerak jaringan keuangan sindikat.
Baca juga: Razia THM Blue Night, 48 Pengunjung Positif Narkoba Diamankan BNNP Sumatera Utara
“Perannya merekrut penyedia rekening untuk menampung transaksi narkoba,” ujar Eko, Jumat (27/3/2026).
Polri telah menggandeng Polis Diraja Malaysia (PDRM) untuk mempercepat penangkapan.
Baca juga: Andre Fernando Masuk DPO, Jejak Distributor Sabu Lintas Malaysia–Riau Terbongkar
Langkah ini menegaskan bahwa jaringan narkoba yang ditangani bukan lagi skala lokal, melainkan lintas negara dengan sistem yang terorganisir.
Di sisi lain, Andre Fernando alias “The Doctor” juga masih buron. Ia diduga menjadi pemasok utama sabu dan produk narkotika lain, termasuk vape berzat etomidate, kepada bandar besar di Indonesia.
Modus operandi yang digunakan terbilang rapi dan adaptif, mulai dari jalur laut hingga kargo dengan penyamaran barang. Fakta ini memperlihatkan celah pengawasan yang masih bisa ditembus jaringan narkoba.
Kasus ini sekaligus menjadi ujian serius bagi aparat penegak hukum. Di tengah pengungkapan jaringan besar, publik menunggu konsistensi Polri membongkar hingga ke akar, termasuk menindak pihak-pihak internal yang diduga terlibat.
Editor : Rico