Mobil Listrik

Efisiensi Energi, Industri Tekstil Beralih ke Kendaraan Listrik

Reporter : Rico
Sebanyak enam truk listrik digunakan untuk mendukung distribusi ke sejumlah klien besar seperti Uniqlo, Shopee, Gojek, dan Grab.

The Indonesia Times - Ketidakpastian pasokan energi global mulai mengubah cara industri menjalankan operasionalnya. Di sektor tekstil, langkah efisiensi kini tak lagi sebatas penghematan biaya, tetapi juga transformasi teknologi melalui penggunaan kendaraan listrik.

PT Primarajuli Sukses, bagian dari Ever Shine Tex Tbk, mulai mengoperasikan armada truk listrik untuk distribusi di wilayah Jakarta dan Bandung. Langkah ini dilakukan sebagai respons langsung terhadap fluktuasi harga bahan bakar minyak (BBM) yang kian tidak stabil.

Baca juga: Era Otomotif Cerdas, Robot dan AI Mulai Ambil Peran di Lini Layanan

Direktur Ever Shine Group, Michael Sung, menyebut adopsi kendaraan listrik menjadi solusi strategis untuk menjaga efisiensi operasional.

“Kami berhasil menekan biaya bahan bakar hingga 40 persen melalui penggunaan truk listrik,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Sebanyak enam truk listrik digunakan untuk mendukung distribusi ke sejumlah klien besar seperti Uniqlo, Shopee, Gojek, dan Grab. Selain itu, perusahaan juga mengoperasikan kendaraan listrik untuk kebutuhan internal.

Baca juga: BYD Pamer 12 Kendaraan Listrik di IIMS 2026, Strategi Ekspansi Kian Agresif

Kolaborasi dengan Kalista memungkinkan operasional tetap berjalan tanpa gangguan, termasuk pengisian daya yang dapat dilakukan di sela waktu distribusi.

Hasil uji coba menunjukkan kendaraan mampu menempuh hingga 200 kilometer dalam sekali pengisian, dengan efisiensi biaya operasional bulanan mencapai 27 persen serta penurunan emisi hingga 30 persen.

Direktur Pengembangan Bisnis Kalista, Yoga Adiwinarto, menyebut langkah ini sebagai sinyal perubahan di sektor industri.

Baca juga: MG Perkenalkan MGS5 EV di IIMS 2026, SUV Listrik Berteknologi ADAS

“Ini menjadi model awal bagi industri lain untuk mulai beralih ke sistem logistik rendah emisi,” katanya.

Di tengah tekanan biaya energi dan tuntutan keberlanjutan, adopsi kendaraan listrik mulai dipandang bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan bagi industri yang ingin tetap kompetitif.

Editor : Rico

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru