Kesehatan

Penyakit Pernapasan Musiman Perlu Diwaspadai, Ini Kata Ahli

Reporter : Rico
Ketika penyakit datang tanpa persiapan, dampaknya bisa meluas, mulai dari biaya pengobatan hingga hilangnya produktivitas. Foto ist

The Indonesia Times - Dampak penyakit pernapasan tak hanya soal kesehatan, tetapi juga mulai menekan produktivitas dan beban ekonomi masyarakat. Hal ini menjadi fokus dalam kampanye lintas negara bertajuk “For the Reasons that Matter” yang diinisiasi Pfizer bersama tenaga kesehatan di Asia Tenggara.

Kampanye yang berlangsung di Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Filipina ini menyoroti kecenderungan masyarakat dewasa yang baru mencari penanganan saat kondisi sudah memburuk. Padahal, penyakit seperti influenza, COVID-19, RSV, dan pneumonia dapat dicegah atau diminimalkan risikonya melalui langkah dini.

Baca juga: 20,4 Juta Warga Indonesia Hidup dengan Diabetes, Peringkat 5 Dunia

Cluster Lead Pfizer untuk empat negara, Deborah Seifert, mengatakan masih banyak orang dewasa yang menunda tindakan preventif meski menyadari pentingnya kesehatan. “Penundaan ini berdampak bukan hanya pada individu, tetapi juga pada keluarga dan aktivitas sehari-hari,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).

Baca juga: Cegah Keracunan dan Kontaminasi, Banten Terapkan Standar Baru Keamanan Pangan

Di Indonesia, tekanan ini semakin terasa seiring meningkatnya jumlah lansia dan tingginya kasus infeksi saluran pernapasan. Spesialis penyakit dalam, Dirga Sakti Rambe, menegaskan bahwa risiko komplikasi seperti pneumonia dapat berujung fatal, terutama bagi penderita penyakit kronis.

“Ketika penyakit datang tanpa persiapan, dampaknya bisa meluas, mulai dari biaya pengobatan hingga hilangnya produktivitas,” jelasnya.

Baca juga: Dana Desa Jadi Kunci Cegah Stunting Anak Indonesia

Melalui kampanye ini, tenaga kesehatan mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih proaktif menjaga kesehatan pernapasan, termasuk melalui deteksi dini dan konsultasi medis, guna menekan risiko jangka panjang baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi.

Editor : Rico

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru