RUPST 2025: Pelindo Catat Pendapatan Rp35,48 Triliun dan Setor Rp7,81 T

Reporter : Rico
Tren pertumbuhan berlanjut hingga 2026. Hingga Mei, arus peti kemas tercatat 8,21 juta TEUs atau tumbuh 7% secara tahunan.

The Indonesia Times - Kontribusi PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) kepada negara sepanjang tahun buku 2025 mencapai Rp7,81 triliun, naik 5% dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menjadi sorotan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Pelindo 2025 yang digelar pertengahan Juni 2026.

Kontribusi tersebut berasal dari berbagai komponen, mulai dari pajak, dividen, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), hingga pembayaran konsesi. Peningkatan setoran ini dinilai sebagai indikator kuat peran Pelindo dalam menopang pendapatan negara di tengah dinamika ekonomi global.

Baca juga: Terminal Peti Kemas Belawan hingga Surabaya Diperkuat Crane Baru

Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, menegaskan bahwa capaian tersebut tidak lepas dari transformasi menyeluruh yang dilakukan perusahaan.

“Transformasi yang kami jalankan berhasil meningkatkan produktivitas operasional dan kualitas layanan, sehingga memberi nilai tambah lebih besar bagi negara,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).

Dari sisi bisnis, Pelindo juga mencatat kinerja impresif dengan pendapatan usaha mencapai Rp35,48 triliun pada 2025 atau tumbuh 9% secara tahunan. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya aktivitas kepelabuhanan serta efisiensi operasional di berbagai wilayah.

Baca juga: Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 13,34 Juta TEUs pada 2025

Kinerja positif itu tercermin pada sejumlah indikator utama. Arus peti kemas mencapai 19,8 juta TEUs (naik 5%), arus kapal 1,42 miliar GT (naik 1%), dan arus penumpang 20,4 juta orang (naik 5%).

Tren pertumbuhan berlanjut hingga 2026. Hingga Mei, arus peti kemas tercatat 8,21 juta TEUs atau tumbuh 7% secara tahunan, didorong lonjakan peti kemas internasional sebesar 10%. Sementara itu, arus domestik naik 4%, kunjungan kapal mencapai 563 juta GT (naik 1%), dan jumlah penumpang 9,45 juta orang (naik 7%).

Baca juga: Pelindo TPK Kupang Tambah Reach Stacker untuk Atasi Kepadatan

Menurut Achmad, capaian ini menunjukkan bahwa aktivitas logistik dan perdagangan nasional tetap terjaga. “Ini menjadi sinyal bahwa transformasi Pelindo berada di jalur yang tepat untuk memperkuat daya saing pelabuhan nasional,” katanya.

Ke depan, Pelindo akan melanjutkan program strategis yang fokus pada peningkatan kapasitas pelabuhan, digitalisasi layanan, serta penguatan konektivitas maritim. Langkah ini diharapkan mampu memperlancar rantai pasok sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan. (Binsar Simatupang)

Editor : Rico

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru