RS Harapan Bunda Hadirkan Layanan Terpadu untuk Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak

Reporter : Rico
(Kiri ke Kanan) Peresmian dilakukan Ketua KSM Anak, dr. Muhidin, Sp A, Direktur RS Harapan Bunda, dr. Cecilia Naritha, MARS, dan dr. Karolin selaku Kepala Divisi Pelayanan Medis, RS Harapan Bunda.

The Indonesia Times - Perhatian terhadap tumbuh kembang anak menjadi fokus RS Harapan Bunda dengan menghadirkan KIDOS atau Klinik/Layanan Tumbuh Kembang Anak Terpadu. Layanan ini dirancang untuk mempercepat deteksi sekaligus penanganan masalah perkembangan anak melalui pendekatan multidisiplin.

KIDOS resmi diperkenalkan pada Sabtu (15/8/2026). Layanan tersebut menggabungkan pemeriksaan medis, psikologis, dan terapi dalam satu rangkaian pelayanan sehingga evaluasi anak dapat dilakukan secara lebih menyeluruh.

Baca juga: Tragedi AFA Ungkap Luka Lama Perundungan, DPR Nilai Negara Abai Lindungi Anak

Direktur RS Harapan Bunda dr. Cecilia Naritha, MARS, mengatakan layanan tersebut tidak hanya diarahkan untuk pemeriksaan, tetapi juga memastikan anak memperoleh intervensi sesuai kebutuhannya.

“Melalui KIDOS, kami ingin menghadirkan layanan tumbuh kembang yang tidak hanya berfokus pada pemeriksaan, tetapi juga memastikan anak mendapatkan evaluasi dan intervensi yang sesuai kebutuhannya secara menyeluruh dan berkesinambungan,” ujar Cecilia, Minggu (17/8/2026).

Ketua KSM Anak RS Harapan Bunda dr. Muhidin, SpA, menekankan pentingnya orang tua mengenali perubahan atau keterlambatan perkembangan anak sejak awal. Menurutnya, evaluasi sebaiknya dilakukan ketika muncul kekhawatiran, tanpa harus menunggu kondisi semakin jauh.

Baca juga: Presiden Anugerahkan Bintang Mahaputera untuk Regulasi Digital Ramah Anak

“Deteksi dini sangat penting. Ketika ada tanda-tanda perkembangan anak yang dirasakan tidak sesuai dengan usianya, sebaiknya segera dilakukan evaluasi. Semakin cepat diketahui, semakin cepat pula intervensi yang dapat diberikan,” kata Muhidin.

KIDOS menyediakan sejumlah layanan, mulai dari skrining tumbuh kembang, asesmen psikologis, terapi wicara, terapi okupasi dan fisik, intervensi perilaku hingga konsultasi gizi. Proses pelayanan dimulai dengan skrining oleh dokter anak, kemudian dilanjutkan asesmen multidisiplin, diagnosis, intervensi, serta pemantauan berkala.

Tanda yang perlu mendapat perhatian antara lain keterlambatan bicara dan kemampuan motorik, kesulitan melakukan kontak mata atau berinteraksi, perilaku berulang, serta kesulitan fokus dan mengikuti instruksi. Anak yang lahir prematur atau memiliki berat badan lahir rendah juga dapat menjalani evaluasi sesuai kebutuhannya.

Baca juga: Playbear Kids Fest 2024 Sukses Digelar, Hadirkan Keceriaan Bersama Keluarga

Peresmian KIDOS turut diisi diskusi mengenai gangguan pertumbuhan, autisme dan dampak penggunaan gawai terhadap perkembangan anak. Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 100 peserta yang terdiri dari orang tua dan anak dari komunitas, sekolah, rekanan serta pasien anak.

Melalui layanan terpadu tersebut, RS Harapan Bunda menempatkan deteksi dini sebagai salah satu langkah penting dalam mendukung perkembangan anak sekaligus memberikan intervensi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak.

Editor : Rico

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru