TheIndonesiaTimes -Parung Panjang, Kabupaten Bogor, semakin menunjukkan potensinya sebagai kawasan pengembangan properti. Kedekatannya dengan Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang menjadikan wilayah ini menarik bagi para pengembang. Namun, Millennium City hadir lebih unggul dengan menawarkan hunian berkonsep kota mandiri yang dilengkapi pusat bisnis skala besar.

Dikembangkan sejak 2019, Millennium City membentang di atas lahan 1.388 hektare, dengan progres pembangunan 82 hektare. Mengusung konsep Smart Eco & Friendly City, proyek ini memberi alternatif hunian kota dengan harga terjangkau serta menawarkan peluang investasi jangka panjang.

Salah satu keunggulan Millennium City adalah rencana pembangunan tiga central business district (CBD) seluas 20 hingga 50 hektare. Ketiga CBD itu didesain sebagai pusat fasilitas kota yang akan menampung perkantoran, pusat belanja, rumah sakit, hotel, apartemen, pusat pendidikan, dan beragam fasilitas pendukung lainnya.

Direktur Millennium City, Jason Tan, menjelaskan bahwa tahap awal 82 hektare dikembangkan untuk menyasar segmen menengah dengan harga unit di bawah Rp1 miliar. “Sejak lima tahun dipasarkan, fokus kami tetap pada kelas menengah,” kata Jason, Sabtu (15/11/2025).

Ia menegaskan bahwa Millennium City memiliki potensi menjadi pusat pertumbuhan baru yang menyatu dengan Serpong. “Kami tidak hanya membangun perumahan, tetapi membangun sebuah kota baru yang lengkap dan terintegrasi,” ujarnya.

Lokasi strategis menjadi nilai tambah Millennium City, karena dekat dengan tiga stasiun commuter line—Cisauk, Cicayur, dan Parung Panjang—serta memiliki akses 15 menit dari pintu Tol Legok pada ruas JORR II. Konsep ini diperkuat oleh Chief Operation Officer, M. Zico Machribie, yang menyebut proyek ini sebagai alternatif hunian modern dengan harga terjangkau bagi segmen menengah.

Zico menambahkan bahwa pengembangan kota ini dirancang sebagai kawasan jangka panjang yang dapat berkembang hingga 15–20 tahun ke depan, dengan kualitas hidup modern sebagai prioritas utama.

Selain meluncurkan produk baru, Millennium City kini juga menawarkan 80 unit rumah ready stock dengan harga mulai dari Rp800 jutaan hingga Rp1 miliar. Program Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah diharapkan dapat mempercepat serapan pasar.

Saat ini telah hadir empat cluster perdana—Alton, Brighton, Carlton, dan Dalton—serta kawasan komersial seperti Soho Millenia dan Soho Terrace. Dalam waktu dekat, Millennium City juga akan meluncurkan Brighton Signature, pengembangan terbaru dengan desain modern, open space, dan pilihan tipe 7/10 serta 7/12.

Pemasaran produk dilakukan melalui kemitraan dengan PASO, gabungan tiga principal property brand besar, yakni ERA Fiesta, Winfield, dan IQU Pro.

Millennium City berada di bawah naungan Centuries Properties Group Inc., pengembang boutique yang dikenal lewat proyek-proyek eksklusif di kawasan premium Jakarta, seperti JW Marriott Jakarta, The Ritz-Carlton Mega Kuningan, Botanica Apartment, Pacific Place Jakarta, hingga Millennium Centennial Center.