TheIndonesiaTimes - Dr. Laely Indah Lestari resmi dikukuhkan sebagai Doktor Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran dengan predikat Summa Cum Laude dan IPK sempurna 4,0. Ia berhasil menyelesaikan program doktoral hanya dalam waktu 2 tahun 2 bulan, menjadi salah satu lulusan tercepat dalam sejarah Fakultas Ilmu Komunikasi UNPAD.
Perempuan inspiratif ini meraih gelar doktor melalui jalur prestisius Fast Track S2–S3. Ia bahkan menyelesaikan magister hanya dalam 1 tahun 1 bulan sebelum langsung melanjutkan dan menuntaskan S3 dengan nilai sempurna di kedua jenjang.
Disertasinya yang berjudul “Tanah, Tangan, dan Tutur” melahirkan Model Komunikasi Budaya Tanah–Tangan–Tutur yang sepenuhnya baru. Model ini mengintegrasikan nilai kosmologis (tanah), praktik embodied (tangan), dan narasi lintas generasi (tutur) sebagai ekologi makna budaya Nusantara.
Penelitian lapangan intensif di Sumba Timur mengungkap bahwa tenun ikat bukan sekadar kerajinan tangan, melainkan medium hidup identitas dan diplomasi budaya. Temuan Dr. Laely menunjukkan komunikasi sirkular antaraktor mampu menjaga keberlanjutan makna budaya di tengah gempuran pariwisata modern.
Para promotor dan penguji yang terdiri dari guru besar memberikan pujian tertinggi atas kontribusi teoretis dan praktis disertasi tersebut. Mereka menilai model ini dapat menjadi panduan bagi pemerintah dan pelaku pariwisata dalam menciptakan strategi pelestarian budaya yang lebih etis dan inklusif.
“Saya percaya bahwa ilmu pengetahuan harus memberikan manfaat bagi masyarakat dan membantu menjaga kekayaan budaya bangsa,” ujar Dr. Laely, dalam keterangannya, Minggu (7/12/2025).
“Model Tanah–Tangan–Tutur adalah langkah kecil saya untuk itu,” tambahnya.
Prestasi gemilang Dr. Laely menjadi bukti nyata bahwa perempuan Indonesia mampu menghasilkan pemikiran besar yang berdampak global. Kisahnya kini menginspirasi ribuan mahasiswa dan generasi muda untuk mengejar keunggulan akademik tanpa batas.
Keberhasilan doktor termuda ini diharapkan memicu gelombang baru penelitian komunikasi berbasis kearifan lokal. Indonesia kembali membuktikan bahwa talenta terbaiknya mampu bersaing dan berkontribusi di panggung ilmu pengetahuan dunia.