The Indonesia Times - Serah terima unit Klaster Riverie di kawasan Shila at Sawangan mulai dilakukan, menandai rampungnya tahap akhir pengembangan klaster hasil kolaborasi Vasanta Group dan MC Urban Development Indonesia (MCUDI). Proses ini menjadi indikator penyelesaian proyek sekaligus mencerminkan tren hunian yang mengutamakan keseimbangan antara harga dan kualitas.
Dimulainya handover berlangsung di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap hunian yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga memiliki desain fungsional dan lingkungan yang mendukung kualitas hidup. Klaster Riverie dikembangkan dengan konsep affordable luxury yang menggabungkan efisiensi ruang dan kenyamanan hunian.
Presiden Direktur Shila at Sawangan, Mario Susanto, mengatakan serah terima unit menjadi bagian dari komitmen pengembang dalam memenuhi kepercayaan konsumen.
“Serah terima Riverie merupakan wujud komitmen kami dalam menyelesaikan produk yang telah dipercayakan konsumen kepada kami. Kami melihat masyarakat kini semakin selektif dalam memilih hunian, tidak hanya dari sisi harga, tetapi juga kualitas ruang, lingkungan, serta potensi nilai jangka panjangnya,” ujarnya, Selasa (4/8/2026).
Ia menambahkan, pendekatan tersebut menjadi relevan di tengah kebutuhan hunian yang tetap terjangkau tanpa mengesampingkan kualitas. Menurutnya, desain seperti high ceiling dan konsep split-level menjadi solusi untuk menghadirkan ruang yang lebih fleksibel di tengah keterbatasan lahan.
Sementara itu, Presiden Direktur MCUDI, Hideaki Nakajima, menilai serah terima ini sebagai tonggak penting dalam kolaborasi kedua pihak.
“Serah terima Riverie merupakan hasil dari kolaborasi yang dibangun atas visi yang sama untuk mengembangkan kawasan hunian yang memiliki nilai jangka panjang. Kami percaya kualitas kawasan tidak hanya ditentukan oleh bangunannya, tetapi juga oleh lingkungan dan keberlanjutan pengembangannya,” katanya.
Selain unit hunian, kawasan ini dilengkapi fasilitas penunjang seperti area bermain anak, jalur jogging, dan ruang komunal di sepanjang aliran creek alami. Fasilitas tersebut dirancang untuk mendorong interaksi sosial dan aktivitas luar ruang bagi penghuni.
Kawasan Shila at Sawangan sendiri dibangun di atas lahan sekitar 130 hektare dengan porsi ruang terbuka hijau yang dominan, serta didukung akses ke sejumlah jalan utama dan tol di wilayah selatan Jakarta dan Depok. Penyelesaian Klaster Riverie ini menandai fase akhir pengembangan sekaligus menunjukkan arah pasar properti yang semakin menuntut hunian terjangkau dengan kualitas yang tetap terjaga.